Majene - Hujan lebat yang disertai badai angin kencang selama delapan jam menyebabkan empat kecamatan di wilayah Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, menjadi terendam air hingga setinggi 30 sampai 40 sentimeter. Hujan lebat disertai badai angin kencang dari arah barat yang melanda hampir merata di daerah ini mengakibatkan empat kecamatan ikut tergenang air, yakni Malunda, Tubo Sendana, Tammerodo Sendana, dan Sendana.
Luapan air akibat hujan deras yang terjadi Senin (18/10) malam itu mengakibatkan jalan Trans-Sulawesi pada empat wilayah kecamatan itu ikut tergenang air sehingga menggangu jalur lalu lintas oleh pengendara kendaraan bermotor yang melintasi daerah ini. Bukan hanya itu. Akibat badai angin kencang yang berhembus dari arah barat daya juga menyebabkan beberapa pohon sepanjang jalan Trans-Sulawesi ini ikut bertumbangan. Beruntung, pohon yang tumbang ini tidak sepenuhnya menutup seluruh badan jalan, sehingga masih dapat dilalui kendaraan roda empat maupun roda dua.
Meski dapat dilalaui kendaraan, pohon tumbang yang menutup sebahagian badan jalan ini sedikit mengganggu para pengendara yang melintasi wilayah itu dan berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas apalagi jika perjalanan dilakukan pada saat malam hari. (mediaindonesia.com)
|