Garut - Sekitar 400 rumah di tiga kampung, yakni Mandala, Cihonje, dan Cipulus, Desa Sukawangi, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat, diterjang banjir bandang, setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut pada Selasa (19/4) sore. Salah seorang warga setempat, Dede Supriyadi, 29, Rabu (20/4), mengatakan, banjir bandang tersebut membawa material pasir dan batuan melanda jalan desa yang menghubungkan antarkampung serta merendam rumah penduduk. Bahkan, pagar rumah milik salah seorang warga roboh. Peristiwa banjir bandang kali ini merupakan yang kedua kalinya setelah pada pertengahan 2010, masyarakat setempat berharap pemerintah daerah segera mencari solusi dalam mengatasi banjir bandang yang sudah membuat resah masyarakat. Dede Supriyadi yang rumahnya berada di pinggiran jalan desa mengatakan, banjir datang setelah hujan deras pada Selasa pukul 14.00 WIB. Kemudian menjelang sore ada suara gemuruh air membawa material batu dan pasir. "Banjir kali ini memang paling besar dengan banjir tahun lalu, karena sekarang jalan desa depan rumah sudah tidak bisa dilewati sepeda motor atau mobil," katanya. (antaranews.com)
|