|
Metro TV.com
Senin, 28 Mei 2012
Peristiwa semburan lumpur Lapindo di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, memasuki usia enam tahun besok (29/5). Namun, semburan masih terlihat aktif. Pembayaran ganti rugi pada korban pun belum tuntas.
Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) mencatat rata-rata volume lumpur yang keluar berkisar 10 hingga 15 ribu meter kubik per hari.
Selain itu, PT Minarak Lapindo Jaya belum melunaskan pembayaran ganti rugi. Sebanyak 4.229 dari 13.286 berkas korban lumpur belum dilunasi. Nilai ganti rugi mencapai sekitar Rp920 miliar.
Ada pula korban yang belum dapat menikmati pembayaran sama sekali, yaitu sebanyak 73 berkas dengan nilai ganti ruhi Rp27,5 miliar. Mereka dinyatakan belum lolos verifikasi sengketa lahan.
Lantaran itu, mereka bertahan menduduki tanggul di titik 25 sejak enam pekan silam. Mereka juga melarang petugas BPLS melakukan kegiatan apapun di kolam lumpur.
Warga mengaku akan meninggalkan tanggul apabila ganti rugi sudah dilunasi. Sementara pihak PT Minarak Lapindo menjanjikan akan membayar ganti rugi, Juni mendatang.
|
|
|
Metro TV.com
Senin, 28 Mei 2012
Puluhan rumah di Desa Siajang Sei Bejangkar, Kabupaten Batubara, Sumatra Utara, rusak diterjang puting beliung yang disertai hujan deras dan petir, Ahad (27/5) malam. Sedikitnya 34 rumah rusak parah dan 10 rusak ringan.
Kerusakan sebagian besar pada atap rumah yang terbang dibawa angin. Selain itu, peralatan komunikasi dan eletronik milik warga juga rusak disambar petir.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir hingga ratusan juta rupiah.
Puting beliung juga menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan merusak tanaman warga. Kondisi ini diperparah dengan padamnya listrik di wilayah tersebut sehingga warga tidak dapat beraktivitas.
Menurut warga, puting beliung datang bersamaan dengan hujan lebat secara tiba-tiba. Padahal sebelumnya tidak ada tanda-tanda akan turun hujan.
Hingga kini, warga masih kuatir akan terjadi angin puting beliung susulan karena hujan lebat sempat kembali turun disertai angin kencang dan petir.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, belum ada satu pun pihak Pemerintah Kabupaten Batubara yang datang meninjau lokasi bencana dan memberikan bantuan kepada warga.
|
|
Liputan6.com
Senin, 28 Mei 2012
Seorang lagi korban longsor di kawasan Batu Gantong Ganemo, Ambon, Maluku akhirnya ditemukan warga setempat, Senin (28/5) dini hari. Namanya Rido Karual, korban terakhir yang dicari tim penyelamat (SAR) dari enam orang yang tertimbun longsor pada Ahad dini hari silam. Jenazah Rido ditemukan di timbunan material longsor dekat rumahnya.
Jenazah Rido dan Silvia Moa masih disemayamkan di Gereja Betlehem, Ambon. Sementara warga yang tinggal di sekitar lokasi harus diungsikan ke lokasi lain yang aman. Warga khawatir terjadi longsor susulan akibat hujan yang masih mengguyur.
Longsor di kawasan Kuda Mati, Ambon, Ahad dini hari kemarin menelan enam korban jiwa dan merusak sepuluh rumah . Empat korban lain sudah dimakamkan keluarga.
|
|
Okezone.com
Senin, 28 Mei 2012
Komisi V DPR memanggil Menteri Perhubungan EE Mangindaan, pihak agen Sukhoi PT Trimarga Rekatama, KNKT, dan BMKG pagi ini ke DPR. Agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) akan dimulai sejak pukul 10.00 WIB.
Anggota Komisi V DPR, Saleh Husein mengatakan agenda rapat hari ini akan mendengarkan paparan dari pihak Kementrian Perhubungan terkait jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 di Gunung Salak, Bogor Jawa Barat beberapa waktu lalu.
Sementara pihak BMKG, lanjutnya, untuk memaparkan kondisi cuaca saat terjadinya kecelakaan nahas tersebut. "Mengenai masalah perhubungan yang sempat kita dengar. Kalau BMKG dipanggil tentang cuaca di sekitar Gunung Salak. Ada pihak Trimarga juga yang diundang," katanya di Gedung DPR Senayan Jakarta, Senin (28/5/2012).
Terkait santunan kepada para ahli waris korban Sukhoi, dia mengatakan bahwa pihak Sukhoi sudah menyanggupi namun harus dikawal hingga sampai kepada pihak yang berwenang.
"Sudah menyanggupi santunan jadi harus diawasi jangan sampai enggak nyampai pada ahli warisnya," tuturnya.
Pihaknya akan segera mendesak Sukhoi agar segera memberikan santunan tersebut kepada keluarga para korban.
"Nah itu yang kita minta secepatnya. Jangan nanti enggak turun-turun (santunanya)," paparnya.
|
|
Detik.com
Senin, 28/05/2012
Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah membuat transkip cockpit voice recorder (CVR) Sukhoi Superjet 100. Namun, isi percakapan di CVR dirahasiakan.
"Transkip sudah kita buat tetapi nggak boleh diumumkan. Rahasia itu," kata Ketua KNKT Tatang Kurniadi sebelum menghadiri rapat bersama Komisi V DPR membahas tragedi Sukhoi Superjet 100 di Komisi V DPR, Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (28/5/2012).
Menurut dia, berdasarkan UU No 1/2009 tentang Penerbangan hal tersebut bersifat rahasia.
"Nggak boleh diketahui publik. Tidak bakal dipublish, itu hanya untuk investigator saja. Paling kita nulis jam sekian bilang begitu tetapi tidak percakapannya kita muat," ujar dia.
Bagaimana dengan flight data recording (FDR)? "Masih dalam pencarian," jawab Tatang.
Dikatakan dia, kerjasama dengan Rusia melakukan evakuasi korban maupun pembacaan CVR sangat bagus. "Bagus, bersahabat kita," kata Tatang.
CVR Sukhoi ditemukan Selasa 15 Mei. Tim Rusia menyebut kualitas rekaman di CVR masih bagus. Durasi waktu percakapan yang terekam dalam CVR berdurasi sekitar 2 jam. Pentranskripan pembicaraan itu dibantu 3 pilot, 2 dari Indonesia dan 1 dari Rusia.
|
|
|
|
|
|