Senin, 28 Mei 2012
Dinas Kebersihan Pertamanan Langkat Tanam 1000 Batang Trambesi
Sabtu, 26 Februari 2011 15:28
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 26/2 (SIGAP) - Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Langakat Sumatera Utara, sudah menanam 1000 batang pohon trambesi di lahan-lahan kritis, daerah tujuan wisata, maupun juga dikota Stabat.

"Kita sudah melakukan penanam pohon trambesi untuk mendukung kota hijau maupun juga dalam menggalakkan program Adipura," kata Astaman Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Langkat, ketika dihubungi di Stabat, Sabtu (26/2).

Untuk kota Stabat, trambesi yang ditanam ada di Alunalun Amir Hamzah, Jalan Sudirman, Jalan Proklamasi, kampung Kruni maupun juga gedung olaharaga Stabat.

Selain itu juga dilakukan dibeberapa tempat seperti kelurahan Perdamaian, Kelurahan Stabat baru, Kelurahan Sidomulyo, kita lakukan penanaman untuk penghijauan kota Stabat.

Astaman menjelaskan pula, selain di Kota Stabat, pihaknya juga melakukan penanaman trambesi di Daeah Aliran Sungai Bahorok maupun juga di lokasi objek wisata Bukit Lawang.

Tujuan dari penanaman pohon trambesi di objek wisata tersebut, agar semakin hijau, asri, sejuk, dalam mendukung program pelestarian lingkungan, karena kawasan wisata Bahorok, adalah kawasan yang menjadi perhatian dunia, katanya.

Sementara itu Yasir selaku Kepala Seksi Penataan Kota yang dihubungi pula secara terpisah menjelaskan dalam keikut sertaan kota Stabat, seagai salah satu kota dalam penilaian Adipura, sudah melakukan penrtiban terhadap reklame yang tidak sesuai dengan ketentuan.

Selain itu melakukan pengecetan trehadap pulau-pulau jalan, merehab taman-taman, juga melakukan pemotongan ataupun pemangkasan terhadap pohon-pohon agar semakin rindang, ungkapnya. Yasir juga menambahkan bahwa peran serta masyarakat kota Stabat, sangat terlihat aktif dalam mendukung keberhasilan perolehan Adipura kali ini, demikian juga dengan pihak pengusaha, maupun juga kalangan swasta lainnya.

"Yang pasti kita terus melakukan sosialisasi hidup bersih, pentinnya penghijauan, pisahkan sampah organik dan non organik, serta kembangkan budaya gotong royong, katanya. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita