Senin, 28 Mei 2012
BPBD Maluku: Gelombang Tinggi Di Perairan Tanimbar Perlu Diwaspadai
Kamis, 24 Februari 2011 08:09
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 24/2 (SIGAP) - Bupati, wali kota dan aparat kepelabuhanan diimbau mewaspadai gelombang tinggi yang diprakirakan mencapai empat meter di perairan Tanimbar, Kabupaten Maluku Tenggara Barat dan Babar, Maluku Barat Daya, 24 - 27 Februari 2011.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku u Kilfy Wakanno di Ambon, Kamis (24/2) mengatakan, peringatan dini kondisi cuaca tersebut dikeluarkan menyikapi informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) baik Stasiun Pusat maupun Bandara Pattimura. Peringatan tersebut telah disebarluaskan kepada sembilan bupati, dua wali kota dan aparat kepelabuhanan.

"Para bupati, wali kota dan aparat kepelabuhanan diimbau mengingatkan para penyedia maupun pengguna jasa transportasi terutama laut untuk memperhatikan perubahan cuaca sepanjang jalur pelayaran atau penerbangan yang akan dilakui," ujar Kilfy.

Kilfy menegaskan, dalam kondisi cuaca ekstrem, administrator bandara maupun pelabuhan diminta tidak mengizinkan pesawatu untuk terbang atau kapal untuk berlayar. Bahkan jika perlu dilakukan penutupan sementara bandara atau pelabuhan.

Selain itu dirinya juga menyerukan para pengguna jasa transportasi agar memaklumi bila terjadi penundaan atau keterlambatan jadwal keberangkatan pesawat atau kapal yang disebabkan faktor cuaca demi keselamatan bersama.

"Jadi utamakan keselamatan pelayaran atau penerbangan dengan memperhatikan kelaikan armada transportasi agar sejak dini diantisipasi kemungkinan terjadi musibah yang tidak diinginkan karena sering mengakibatkan korban jiwa maupun material," kata Kilfy.
Sementara itu, BPBD Maluku juga menyosialisasikan perkembangan prakiraan tinggi gelombang berkisar 2 hingga 3 meter di laut Arafura, laut Maluku dan laut Banda. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita