Senin, 28 Mei 2012
Disdik Sumut Tingkatkan Pelayanan Pendidikan Di Panti Sosial
Selasa, 22 Februari 2011 08:14
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 22/2 (SIGAP) - Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara terus meningkatkan pelayanan pendidikan di panti-panti sosial dan bagi masyarakat miskin berupa pemberian beasiswa demi pemerataan kualitas pendidikan di daerah itu.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Sumut Syaiful Syafri di Medan, Senin (21/2). Menurutnya, peningkatan pelayanan pendidikan dilakukan secara terpadu dengan Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan melalui desain besar pembangunan kesejahteraan masyarakat Sumut.

Dirinya mengatakan, kualitas sumber daya manusia (SDM) merupakan unsur yang sangat menentukan bagi suksesnya pembangunan nasional ke depannya. Artinya, pembangunan pendidikan adalah pembangunan yang bertujuan untuk menumbuhkembangkan potensi-potensi manusia dalam rangka memajukan bangsa.

Oleh karena itu, pembangunan pendidikan merupakan program prioritas yang harus dilakukan secara maksimal untuk mewujudkan pembangunan yang optimal, katanya.

Menyadari hal itu, pemerintah telah mencanangkan salah satu program yang dinilai paling mendesak untuk dilaksanakan, yaitu pengembangan dan peningkatan kualitas SDM di segala sektor dan jenjang pendidikan, dalam hal ini termasuk pendidikan bagi anak-anak panti sosial.

"Disdik Sumut tahun ini akan lebih memfokuskan pendidikan di kantong-kantong yang tidak mampu seperti di panti-panti sosial atau di wilayah pinggiran. Ini dilakukan karena di daerah-daerah tersebutlah yang selama ini tergolong lebih tertinggal dari kantong-kantong lainnya," katanya.

Berdasarkan data yang diperoleh Disdik Sumut, tercatat ada 180 sekolah di panti-panti sosial dengan jumlah siswa lebih dari 650 orang. Panti-panti tersebut ke depannya akan lebih diprioritaskan untuk mendapatkan pelayanan pendidikan.

Untuk itu, lanjut Syaiful, pihaknya mengimbau kepada seluruh Dinas Pendidikan kabupaten/kota agar perekrutan penerima bantuan siswa miskin lebih memprioritaskan kepada siswa yang berada di panti-panti sosial.

"Kita imbau daerah-daerah lebih memprioritaskan memberikan beasiswa kepada siswa-siswa yang sekolah di panti-panti asuhan, karena sebenarnya merekalah yang lebih membutuhkan bantuan beasiswa itu," katanya. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita