Senin, 28 Mei 2012
BMKG: Nelayan Lebak Diminta Waspada Gelombang Tinggi
Minggu, 20 Februari 2011 01:52
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 20/2 (SIGAP) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan nelayan pesisir selatan Kabupaten Lebak mewaspadai gelombang tinggi tiga hari ke depan akibat dampak badai siklus diane di sebelah barat Australia.

"Saya mengimbau nelayan selatan Lebak waspada karena peluang tinggi gelombang mencapai empat meter," kata petugas cuaca dari BMKG Serang, Halim Perdana Kusuma, Sabtu.

Halim mengatakan, prakiraan tinggi gelombang pesisir selatan Kabupaten Lebak selama tiga hari mendatang berkisar 1,0-2,5 meter dengan kecepatan angin rata-rata 12 knot atau 24 kilometer per jam.

Gelombang bergerak dari arah barat dan tiupan angin berkisar 3-12 knot. Tiupan angin bergerak dari arah barat dengan jarak pandang 4-6 kilometer.

Cuaca berawan dan berpeluang hujan ringan dan sedang serta suhu berkisar 23-30 derajat Celcius.

Selama ini, nelayan pesisir selatan meliputi Pantai Binuangeun, Panggarangan, Bayah, Pulomanuk dan Sawarna diminta waspada karena tinggi gelombang mencapai 2,5 meter.

Kondisi demikian, tentu sangat membahayakan bagi nelayan dan pelaku pelayaran.

"Sebaiknya, kami minta nelayan tidak melaut dulu untuk menghindari kecelakaan laut," ujarnya.

Sementara itu tinggi gelombang perairan Selat Sunda hingga Pelabuhan Merak-Bakauheni berkisar 0,5-1,8 meter dengan jarak pandang 4-6 kilometer.

Cuaca berawan dan berpeluang hujan ringan dan sedang terjadi siang hingga sore hari.

Selama ini, cuaca perairan Selat Sunda relatif normal karena tiupan angin mencapai 10 kilometer per jam.

"Selama ini pelayaran Kapal Ro-Ro dan Kapal Cepat yang melayani Merak-Bakauheni relatif normal," katanya. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita