Senin, 28 Mei 2012
BMKG: Lereng Merapi Rawan Angin Kencang
Kamis, 17 Februari 2011 19:24
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 17/2 (SIGAP) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta memprakirakan ancaman angin kencang akan terjadi di wilayah lereng Gunung Merapi dan kawasan yang terdapat barier alami yaitu Kabupaten Gunung Kidul yang terdapat banyak perbukitan.

Staf Seksi Data dan Informasi (BMKG) Yogyakarta Agus Triyatno, Kamis (17/2) mengatakan, kawasan lereng Merapi dan kawasan perbukitan merupakan daerah barier alami dari angin sehingga terjadinya angin kencang kemungkinan besar masih dapat terjadi pada masa peralihan musim yakni akhir Februari hingga awal Maret.

Menurutnya, wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sendiri khusunya pada akhir Februari dari tren curah hujan akan menuju normal, namun beberapa wilayah di DIY akan mengalami keterlambatan memasuki musim kemarau.

"Wilayah yang terlambat memasuki musim kemarau di antaranya di Kabupaten Sleman perbatasan dengan Muntilan, Jawa Tengah yang baru pada bulan Juli memasuki musim kemarau, sedangkan daerah lainnya memasuki masa kemarau secara normal.

Dirinya mengatakan, untuk wilayah Kabupaten Bantul, Kulon Progo, Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman wilayah selatan awal musim kemarau akan terjadi pada Maret sampai April.

"Secara umum memang di DIY diprakirakan musim kemarau akan mulai secara normal jika tidak ada perubahan atau pengaruh yang ekstrem," katanya.

Agus mengatakan, potensi terjadinya El Nino atau kemarau panjang belum dapat diprediksi karena tanda-tanda El Nino baru dapat diketahui memasuki Juni nanti.

"El Nino saat ini belum dapat diprediksi, semoga saja El Nino tidak terjadi dan musim kemarau berjalan dengan normal," katanya. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita