Senin, 28 Mei 2012
Banjir Di Gorontalo Meluas Disebabkan Meluapnya Drainase
Kamis, 17 Februari 2011 01:29
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 17/2 (SIGAP) - Banjir yang terjadi di Kota Gorontalo dan sekitarnya makin meluas sejak Rabu (16/2) malam. Awalnya banjir disebabkan meluapnya drainase, namun sejak Rabu malam banjir mulai meluas ke Jalan Nani Wartabone, Panigoro, Ahmad Yani, dan pusat pertokoan di Kota Gorontalo.

Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut, mengakibatkan ketinggian air terus bertambah hingga 35 sentimeter.

Selain itu, sejumlah ruas jalan di Kelurahan Ipilo, Tamalate, Heledulaa Selatan mulai digenangi air.

"Sepertinya perbaikan drainase yang dilakukan pemerintah, tidak cukup membantu atasi banjir," keluh seorang warga, Haris (40) di Kota Gorontalo, Kamis (17/2).

Menurutnya, pemerintah jangan hanya sibuk memperbaiki drainase, namun juga bertindak tegas menangani perambahan hutan.

Banjir merupakan hal yang sering melanda Kota Gorontalo dan sejumlah wilayah di Kabupaten Gorontalo, Bone Bolango dan Pohuwato.

Sementara itu, Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Lebak Alkadri, Rabu (16/2) mengatakan, warga Kabupaten Lebak, Provinsi Banten diminta mewaspadai bencana banjir menyusul tingginya curah hujan sejak tiga hari terakhir di wilayah tersebut.

"Kami minta warga yang tinggal di daerah bantaran sungai untuk waspada, terutama hujan malam hari," katanya

Alkadri mengatakan, pihaknya berharap warga selalu waspada terhadap bencana banjir karena sebagian besar wilayah Kabupaten Lebak terdapat daerah aliran sungai (DAS) yang sewaktu-waktu bisa menimbulkan bencana banjir. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita