Senin, 28 Mei 2012
BMKG: Gelombang Merak-Bakauheni Berkisar 0,3-0,6 Meter
Kamis, 17 Februari 2011 00:21
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 17/2 (SIGAP) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan tinggi gelombang di perairan Merak-Bakauheni, Kamis, berkisar 0,3-0,6 meter.

Selain itu, cuaca di Selat Sunda bagian utara tersebut berawan, dan angin dari barat ke barat laut dengan kecepatan 03-08 knot.

Di Selat Sunda bagian selatan tinggi gelombang berkisar 1,0-1,8 meter, cuaca hujan dan angin dari barat ke barat laut dengan kecepatan 05-10 knot.

Gelombang 2,0-2,5 meter berpeluang di Selat Bangka bagian utara, cuaca berawan, dan angin dari barat ke utara dengan kecepatan 05-10 knot.

Di Selat Bangka bagian selatan dan Selat Gelasa tinggi gelombang sekitar 1,5-2,0 meter, cuaca berawan banyak dan angin dari barat ke utara dengan kecepatan 10-15 knot.

Sementara di Selat Bali bagian utara ( Ketapang - Gilimanuk ) tinggi gelombang berkisar 0,3-1,25 meter, cuaca berpeluang hujan, dan angin dari barat ke barat laut dengan kecepatan 03-20 knot.

Di Selat Bali bagian selatan dan Selat Badung tinggi gelombang berkisar 0,5-2,0 meter, cuaca berpeluang hujan dan angin dari barat ke barat laut dengan kecepatan 03-24 knot.

Begitu pula di Selat Lombok bagian utara (Padang Bai - Lembar ) dan Selat Lombok bagian selatan tinggi gelombang berkisar 0,5-2,0 meter, cauca berpeluang hujan dan angin dari barat ke barat laut dengan kecepatan 03-24 knot.

BMKG juga menginformasikan, gelombang 2,0-3,0 meter berpeluang di Perairan Kepulauan Anambas, Perairan Kepulauan Natuna, Laut Natuna, Perairan timur Kepulauan Riau, Perairan utara Pulau Bangka, Perairan Enggano, Perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, Perairan selatan Jawa hingga NTT, Perairan selatan P. Sumba hingga P. Rote, Perairan Sulawesi Utara, Perairan Kepulauan Sangihe Talaud, Laut Halmahera, Perairan utara Halmahera, Perairan utara Papua bagian barat, dan Laut Cina Selatan.

Gelombang 3,0-4,0 meter berpeluang di Perairan Kepulauan Babar dan Tanimbar, Laut Timor, dan Samudera Pasifik timur Filipina.

Kemudian, gelombang 4,0-5,0 meter berpeluang di Laut Arafuru, dan Samudera Hindia selatan Jawa hingga NTB.(laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita