Senin, 28 Mei 2012
Ketua UPK: PNPM Mauara Siau Surplus Rp195 Juta
Selasa, 15 Februari 2011 08:07
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 15/2 (SIGAP) - Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan Kecamatan Muara Siau Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi memperoleh surplus bersih tahun 2010 sebesar Rp195 juta lebih, hasil Simpan Pinjam khusus Perempuan (SPP) selama satu tahun. Demikian dikatakan Ketua Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Kecamatan Muara Siau M Rustam Efendi, saat dihubungi di Bangko, Selasa (15/2).

Menurut Rustam, keuntungan atau laba bersih ini jauh meningkat dibandingkan laba tahun 2009 yang sebesar Rp94 juta, atau meningkat sebesar 48%.

Dikatakannya, selain laba yang cukup besar, UPK Kecamatan Muara Siau juga berhasil meningkatkan pertumbuhan modal UPK sebesar 18%  lebih. Pertumbuhan modal ini selain disebabkan adanya penambahan modal SPP dari Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) PNPM tahun 2010, juga dikarenakan keberhasilan UPK dalam menekan resiko pinjaman SPP.

"Aset dana perguliran kita per 31 Desember 2010 adalah Rp1,6 miliar dengan tingkat pengembalian pinjaman 99,9%. Sementara resiko kolektibilitas pinjaman hanya sebesar Rp20 juta dengan tunggakan pinjaman sebesar Rp2 juta. Ke depan, kita akan terus mengupayakan memperkecil tunggakan dengan berbagai pembinaan kelompok SPP. Bahkan Maret nanti kita targetkan tidak ada tunggakan," terang Rustam Efendi.

Sementara itu, Fasilitator Kecamatan (FK) PNPM Mandiri Perdesaan Kecamatan Muara Siau, Mensediar Rusli Spd menambahkan, laba bersih UPK akan dialokasikan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat.

Alokasi tersebut adalah untuk penambahan modal UPK minimal 50%, bantuan sosial untuk masyarakat miskin minimal 15%, penguatan atau pelatihan kelembagaan maksimal 10%, bonus pengurus UPK maksimal 5%, serta untuk kebutuhan lain sejauh tidak pertentangan dengan prinsip PNPM Mandiri Perdesaan.

"Dana sosial yang berasal dari surplus UPK tahun 2009 sudah dilaksanakan dalam bentuk pemberian bantuan pakaian sekolah bagi siswa kurang mampu yang berprestasi. Dan surplus 2010 ini direncanakan akan digunakan untuk sunatan massal bagi warga kurang mampu," tambahnya.

Selain itu, pada tahun 2011 ini, PNPM Kecamatan Muara Siau juga merencanakan membangun kantor UPK yang saat ini dalam tahap persiapan pembangunannya.

SIGAP mencatat, melaui program PNPM Mandiri dirumuskan kembali mekanisme upaya penanggulangan kemiskinan yang melibatkan unsur masyarakat, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga pemantauan dan evaluasi. Melalui proses pembangunan partisipatif, kesadaran kritis dan kemandirian masyarakat, terutama masyarakat miskin, dapat dapat ditumbuhkembangkan sehingga mereka bukan sebagai obyek melainkan sebagai subyek upaya penanggulangan kemiskinan. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita