Senin, 28 Mei 2012
BMKG: Laut Pantai Timur Aman Dari Cuaca Ekstrim
Selasa, 15 Februari 2011 07:35
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 15/2 (SIGAP) - Kepala Badan Meteorologi Kllimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Jambi, Remus l Tobing di Jambi, Selasa (15/2) mengatakan, laut di kawasan pantai timur untuk sepekan ke depan aman dari cuaca ekstrim atau tidak ada lagi gelombang besar yang membahayakan pelayaran.

Remus menjelaskan, akibat terjadinya perubahan musim hujan ke musim kemarau, laut di pantai timur tidak lagi akan diterpa angin kencang disertai hujan dan petir.

"Nelayan di pantai timur kini bisa menjalankan aktivitas kesehariannya mencari ikan di laut tanpa khawatir terjadi badai dan gelombang besar," katanya.

Remus mengatakan, kendati saat ini cuaca ekstrim badai dan hujan kian berkurang, namun bahaya lain harus diwaspadai yakni kebakaran.

Suhu cuaca saat ini terik dan panas mencapai di atas 33 derajat celcius, dan hal itu rawan memicu kebakaran, baik lahan, maupun pemukiman.

"Untuk itu semua pihak atau instansi terkait diimbau melakukan langkah antisipasi, terutama pihak pemadam kebakaran," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Zabur Roestam mengatakan, nelayan di daerahnya kini sudah menjalankan aktivitasnya secara normal mencari dan menangkap ikan di laut.

Sepekan sebelumnya banyak nelayan yang tidak melaut, terutama nelayan tradisional yang memiliki kapal dan alat tangkap yang kecil, karena takut cuaca buruk dan gelombang besar.

Sekitar 80% lebih nelayan pantai timur memiliki kapal dan alat tangkap berukuran kecil, atau di bawah 5 GT, sehingga bila cuaca buruk mereka tidak berani melaut.

"Kini dengan pergeseran musim, nelayan lebih semangat untuk menjalankan aktivitasnya mencari dan menangkap ikan di laut," kata Zabur Roestam. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita