Senin, 28 Mei 2012
Bulog Banyumas Jamin Ketersediaan Raskin Banjarnegara
Minggu, 13 Februari 2011 07:47
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 13/2 (SIGAP) - Bulog Subdivre IV Banyumas, Jawa Tengah, menjamin ketersediaan pasokan beras untuk penyaluran raskin pada Februari 2011 di Kabupaten Banjarnegara.

Kepala Humas Bulog Subdivre IV Banyumas, M Priyono, di Purwokerto, Minggu (13/2). Priyono mengatakan, penyaluran raskin untuk Banjarnegara sudah tidak ada masalah karena dapat terpenuhi dari penyerapan yang telah dilaksanakan sejak awal Februari ini.

Hingga saat ini, kata Priyono, realisasi penyerapan atau pengadaan beras dan gabah yang dilakukan Bulog Subdivre IV Banyumas telah mencapai 900 ton setara beras dari kontrak sebanyak 1.950 ton.

Dalam hal ini, lanjutnya, Bulog Banyumas menjalin kerja sama dengan 80 mitra kerja dalam melaksanakan program pengadaan beras dan gabah tahun 2011.

"Jumlah mitra kerja yang terlibat dimungkinkan akan bertambah," katanya.

Kendati masih mengacu pada Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Tahun 2010 sesuai yang diatur dalam Inpres Nomor 7 Tahun 2009, dia mengaku optimistis prognosa pengadaan beras tahun 2011 dapat terpenuhi.

"Prognosa awal Bulog Banyumas untuk tahun 2011 sebesar 95 ribu ton setara beras. Kami optimistis hingga bulan Juli mendatang dapat tercapai 70 persen," katanya.

Seperti diketahui, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara menunda penyaluran raskin bulan Februari lantaran stok beras di gudang Bulog Purwonegara belum mencukupi kebutuhan.

"Biasanya, jadwal pendistribusian raskin dimulai tanggal 16 tetapi karena Bulog belum siap, kami tunda selama lima hari hingga tanggal 21 Februari. Dengan penundaan ini, kami berharap raskin yang dibagikan merupakan beras baru," kata Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Banjarnegara, Mulyanto, di Banjarnegara.

Menurutnya, Bulog menjamin kelancaran pendistibusian raskin meskipun mengalami penundaan.

Bahkan, kata Priyono, Bulog juga siap mendistribusikan raskin di luar jam operasi, yakni Senin, Jumat, dan Sabtu.

"Karena ada penundaan, distribusi dilakukan seminggu penuh, termasuk Sabtu yang merupakan hari libur bagi Bulog," katanya.

Terkait kebutuhan raskin di Kabupaten Banjarnegara, Priyono mengatakan, setiap bulan mencapai 1.281.225 kilogram bagi 85.415 rumah tangga sasaran (RTS).

Priyono meenjelaskan, sesuai dengan aturan, setiap RTS mendapatkan jatah 15 kilogram dengan harga Rp1.600 per kilogramnya. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita