Senin, 28 Mei 2012
Sekda: Kerugian Erupsi Merapi Rp5,4 Triliun
Sabtu, 12 Februari 2011 09:58
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 12/2 (SIGAP) - Sekretaris Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tri Harjun Ismaji, di Yogyakarta, Jum'at (11/2) mengatakan, erupsi Gunung Merapi mengakibatkan kerugian sebesar Rp5,4 triliun, 300 orang meninggal, dan 2.613 rumah hancur.

"Oleh karena itu, pemulihan pascaerupsi Gunung Merapi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) perlu segera dilakukan," katanya pada peresmian Kantor Sekretariat Tim Pemulihan Kegiatan Ekonomi Masyarakat di Kompleks Kepatihan Yogyakarta.

Menurutnya, dengan adanya Sekretariat Tim Pemulihan Kegiatan Ekonomi Masyarakat itu diharapkan akan memudahkan koordinasi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DIY dengan Kementerian Koordinator (Kemenko) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) maupun masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasinya akibat erupsi Merapi.

"Dengan demkian, program-program yang sedang berjalan untuk pemulihan pascabencana erupsi Merapi akan lebih cepat diselesaikan," katanya.

Deputi Menko Kesra Bidang Koodinator Penanggulangan Kemiskinan dan Pemberdayaan Masyarakat, Sujana Royak mengatakan erupsi Merapi merupakan bencana yang masih berkelanjutan, maka di lapangan perlu koordinasi dalam upaya pemulihannya.

"Masa pemulihan memerlukan jangka waktu yang lama, sehingga Tim Pemulihan Kegiatan Ekonomi Masyarakat perlu berada di lapangan," katanya.

Menurutnya, untuk pemulihan ekonomi, Kemenko Kesra meluncurkan program padat karya. Manfaat dari kegiatan tersebut diharapkan dapat langsung dirasakan masyarakat korban bencana erupsi Merapi.

Dikatakan Tri, dengan dibukanya kantor sekretariat itu diharapkan dapat menjadi jembatan antara Pemprov DIY dengan pusat maupun masyarakat jika akan memberikan usulan mengenai penanganan pascaerupsi Merapi. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita