Senin, 28 Mei 2012
Produksi Ikan Budidaya Bangka Tengah Turun Drastis
Sabtu, 12 Februari 2011 04:42
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 12/2 (SIGAP) - Jumlah produksi ikan budidaya di Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung, pada 2010 mencapai 12,8 ton, menurun drastis dibandingkan produksi 2009 yang mencapai 247,7 ton.

Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Bangka Tengah, Dedy M, di Koba, Jum'at (11/2) mengatakan, turunnya produksi ikan budidaya pada 2010 disebabkan berkurangnya kegiatan budidaya yang dilakukan masyarakat setempat.

"Pada 2009 budidaya ikan di Bangka Tengah terdiri dari budidaya ikan laut, ikan tambak, ikan kolam dan jaring apung, sehingga produksinya bisa mencapai 247,7 ton, sedangkan pada 2010 hanya budidaya ikan kolam," katanya.

Dedy mengatakan, pada 2009 produksi ikan budidaya terbesar terletak pada produksi budidaya ikan kolam yang mencapai 197,5 ton disusul dengan produksi budidaya ikan tambak sebesar 33,2 ton.

"Produksi budidaya ikan pada jaring apung mencapai 11,3 ton dan produksi ikan budidaya laut sebesar 5,7 ton per tahun," katanya.

Menurut Dedy, produksi ikan budidaya pada 2009 mengalami kenaikan bila dibandingkan dengan produksi budidaya ikan pada 2008 yang mencapai 205,7 ton.

"Produksi ikan budidaya terbesar pada 2008 terletak pada budidaya ikan kolam yang mencapai 196,4 ton disusul dengan produksi budidaya ikan tambak sebesar 7,05 ton sedangkan produksi budidaya ikan jaring apung mencapai 1,8 ton dan budidaya ikan laut 0,4 ton per tahun," katanya.

Sedangkan untuk tingkat produksi ikan budidaya pada 2007 juga kalah jauh dibandingkan dengan jumlah produksi ikan budidaya pada 2008 yakni hanya mencapai 83,7 ton.

"Produksi ikan budidaya yang terbesar pada 2007 terletak pada budidaya ikan kolam yang mencapai 35 ton disusul dengan produksi budidaya ikan tambak 29 ton, budidaya ikan jaring apung 8,2 ton, ikan keramba tujuh ton dan ikan laut 4,5 ton," katanya.

Sementara itu untuk jumlah rumah tangga perikanan (RTP) pada 2010, kata Dedy, juga mengalami penurunan bila dibandingkan dengan jumlah RTP pada 2009 yakni sebesar 4.095 RTP pada 2010.

"Pada 2009 jumlah RTP Bangka Tengah mencapai 4.210 RTP," katanya.

Dedy mengatakan, penurunan RTP pada 2010 terjadi RPT budidaya yakni sebanyak 289 RTP budidaya pada 2009 dan menurun menjadi 173 RTP pada 2010.

"Sedangkan untuk RTP penangkapan, pengolahan dan pengumpul tidak mengalami perubahan pada 2010 dibandingkan dengan jumlah RTP pada 2009 yakni sebanyak 3.603 RTP penangkapan, 180 RTP pengolahan dan 138 RTP pengumpul," katanya.

Untuk jumlah rumah tangga perikanan (RPT) tertinggi dalam beberapa tahun terakhir terjadi pada 2007 yang mencapai 4.457 RTP kemudian menurun menjadi 3.941 RTP pada 2008.

Seperti diketahui, Kabupaten Bangka Tengah yang disahkan menjadi kabupaten pemekaran pada 2003 memiliki luas wilayah kurang lebih 2.155,77 kilometer atau 215.577 hektar dikelilingi oleh 12 pulau-pulau kecil dengan panjang garis pantai kurang lebih 195 km dan 16 desa pesisir pantai dengan batas wilayah sebelah Timur berbatasan dengan Laut Cina Selatan dan sebelah Barat berbatasan dengan Selat Bangka. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita