Senin, 28 Mei 2012
Bupati: PNPM Mandiri Menarik Minat Warga Uluan
Sabtu, 12 Februari 2011 03:39
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 12/2 (SIGAP) - Bupati Toba Samosir Kasmin Simanjuntak di Balige, Jum'at (11/2) mengatakan, program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri yang dilaksanakan di Kecamatan Uluan, Kabupaten Toba Samosir, Sumtera Utara ternyata cukup menyita perhatian warga masyarakat di daerah itu.

"Program berbasis pemberdayaan masyarakat yang bertujan menanggulangi kemiskinan ini melibatkan masyarakat secara langsung dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan berdasarkan kebutuhan," ujarnya

Menurut Bupati, Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri merupakan media pembangunan yang efektif karena mampu mewujudkan masyarakat sebagai penggagas, perencana dan pelaksana kegiatan pembangunan.

Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Toba Samosir James Silaban menjelaskan, kegiatan PNPM Mandiri di Kecamatan Uluan mencakup kegiatan pembangunan dan perbaikan saluran irigasi Bondar Ganjang di Desa Lumban Holbung.

Selain itu, juga pembuatan saluran irigasi Dusun II Bondar Holbung, Desa Lumban Holbung dan saluran irigasi Bondar Nagodang di Desa Sibuntuon.

Dikatakannya, dana optimalisasi PNPM tahun 2010 di Kecamatan Uluan sebesar Rp937,5 juta, ditambah dana dampak krisis Rp832,733 juta telah dialokasikan untuk kegiatan pembangunan empat desa di wilayah tersebut.

Keempat desa dimaksud yakni Desa Lumban Holbung, Sibuntuon, Dolok Nagodang dan desa Lumban Binanga.

SIGAP mencatat, pelaksanaan PNPM Mandiri tahun 2007 dimulai dengan Program Pengembangan Kecamatan (PPK) sebagai dasar pengembangan pemberdayaan masyarakat di perdesaan beserta program pendukungnya seperti PNPM Generasi;  Program Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan (P2KP) sebagai dasar bagi pengembangan pemberdayaan masyarakat di perkotaan; dan Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Khusus (P2DTK) untuk pengembangan daerah tertinggal, pasca bencana, dan konflik.

Mulai tahun 2008 PNPM Mandiri diperluas dengan melibatkan Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) untuk mengintegrasikan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi dengan daerah sekitarnya. PNPM Mandiri diperkuat dengan berbagai program pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan oleh berbagai departemen/sektor dan pemerintah daerah. Pelaksanaan PNPM Mandiri 2008 juga akan diprioritaskan pada desa-desa tertinggal. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita