Senin, 28 Mei 2012
Populasi Sapi Di Babel Meningkat
Jumat, 11 Februari 2011 02:55
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 11/2 (SIGAP) - Populasi ternak sapi di Provinsi Bangka Belitung (Babel) pada 2010 mencapai 1.000 ekor, meningkat dibanding pada tahun 2009 yang mencapai 8.500 ekor.

Demikian dikatakan Kasi Kesehatan Hewan (Keswan) pada Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Babel, drh Judnaidy di Pangkalpinang, Kamis (10/2).

Menurutnya, hal ini dikarenakan semakin membaiknya minat petani memelihara sapi, karena konsumsi daging sapi cukup tinggi yang selama ini mengandalkan pasokan sapi dari Madura dan Lampung.

Judnaidy menjelaskan, pada 2011 pemerintah daerah terus menggencarkan program peningkatan populasi sapi melalui kegiatan penyuluhan, pembinaan dan penyaluran bibit sapi unggul kepada para kelompok peternak yang tersebar di Kabupaten Bangka Barat, Bangka Tengah, Bangka Selatan, Belitung dan Belitung Timur.

"Program pengembangan sapi ini sudah berjalan sejak 2007 untuk menjadikan Babel sebagai daerah swasembada sapi, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan petani," katanya.

Menurutnya, usaha pengembangan sapi di Babel memiliki potensi cukup besar dan memiliki peluang ekonomi yang menjanjikan apabila dikembangkan secara optimal, karena memiliki lahan yang cukup luas untuk dijadikan sentra peternakan dan tingginya tingkat konsumsi daging masyarakat.

"Justeru itu, kami terus mendorong masyarakat agar benar-benar serius beternak sapi, sehingga dapat mengurangi ketergantungan daging dari luar daerah seperti Madura dan Lampung, karena populasi sapi lokal sudah mampu memenuhi konsumsi daging masyarakat," ujarnya.

Dirinya mengharapkan, program meningkatkan populasi sapi mendapat dukungan penuh dari pemerintah kabupaten dan kota dalam pembentuk pengadaan bibit unggul dan biaya pemeliharaan, agar sapi tumbuh sehat dan layak dikonsumsi masyarakat.

"Selama ini kami sudah menyalurkan bantuan berupa bibit sapi unggul, tetapi itu dalam bentuk stimulan atau tidak berkesinambungan, maka diharapkan pemerintah kabupaten dan kota dapat menyalurkan bantuan kepada peternak, dalam upaya menyukseskan program pembudidayaan sapi untuk meningkatkan populasi hewan tersebut," ujarnya. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita