Senin, 28 Mei 2012
PVMBG: Gunung Bromo Keluarkan Lava Pijar
Kamis, 10 Februari 2011 15:54
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 10/2 (SIGA) - Gunung Bromo untuk yang kesekian kalinya mengeluarkan lava pijar yang terlontar sejauh 500 meter.

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Surono, dalam siaran persnya, Kamis (10/2) mengatakan, letusan Gunung Bromo sampai saat ini masih terus terjadi.

Asap setinggi 400-800 meter masih terus keluar dari dalam kawah dengan tekanan sedang hingga kuat dan mengarah ke timur dan timur laut.

Hal ini menyebabkan Desa Ngadirejo, Kecamatan Sukapura, dan Desa Wonokerto, Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo, diguyur hujan abu, meskipun tipis.

PVMBG merekomendasikan Pemprov Jatim dan Pemkab Probolinggo untuk mengungsikan warga, terutama kalangan anak-anak ke tempat aman hingga hujan abu mereda.

Surono juga meminta adanya pengkajian penyebaran abu dan nilai ambang batas kandungan abu di udara demi menjaga keselamatan penerbangan.

Masyarakat juga diminta mewaspadai lontaran material vulkanik yang dapat terjadi kapan saja, mengingat peningkatan aktivitas Gunung Bromo masih terus berlangsung.

Sementara itu, berdasarkan pengamatan visual dari Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Bromo di Dusun Cemorolawang, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Rabu (9/2), telah terjadi gempa tremor secara terus-menerus dengan amplitudo maksimum 25-40 mm.

Saat itu juga terjadi letusan satu kali dengan amplitudo maksimum 38 mm selama 35 detik.

Hasil pengukuran deformasi yang menggunakan tiltmeter, saat ini tubuh Gunung Bromo mengalami inflasi sebesar 5 micro radian.

Pada 25 November-14 Desember 2010 relatif stabil, baik pada komponen radial maupun tangensial.

Gunung api berketinggian 2.392 meter dari permukaan air laut itu statusnya dinaikkan dari Siaga (level III) menjadi Awas (level IV) pada 24 November 2010.

Kemudian pada 6 Desember 2010 gunung api yang berada di perbatasan Probolinggo, Pasuruan, Malang, dan Lumajang itu statusnya diturunkan menjadi Siaga sampai saat ini. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita