Senin, 28 Mei 2012
Bulog: Sembilan Daerah Perpanjang Operasi Pasar Beras
Rabu, 09 Februari 2011 12:46
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 9/2 (SIGAP) - Kepala Bidang Pelayanan Publik Perum Bulog Jambi Wastono,Rabu (9/2) mengatakan, sebanyak 9 daerah di Provinsi Jambi memperpanjang operasi pasar kendati harga beras bergerak turun.

Menurutnya, sejak 2 pekan terakhir harga beras standar Bulog atau medium sudah bergerak turun.

"Kendati harga bergerak turun, namun sembulan daerah tingkat dua masih menggelar operasi pasar (OP), karena harganya masih dinilai tinggi," katanya.

Harga beras standar Bulog atau medium di Jambi kini Rp7.000/kg, dari harga dua pekan sebelumnya Rp7.100 hingga Rp7.200/kg.

Wastono menjelaskan, kesembilan daerah yang masih menggelar operasi pasar tersebut meliputi Kota Jambi, Kabupaten Batanghari, Tanjung Jabung Timur, Bungo, Kerinci, Kota Sungaipenuh, Kabupaten Merangin dan Sarolangun.

Tiga daerah tingkat dua atau kabupaten yang tidak menggelar operasi pasar yakni Kabupaten Tebo, Tanjung Jabung Timur dan Muarojambi.

Kota dan 7 kabupaten yang menggelar OP sejak akhir Desember 2010 itu sudah menyalurkan beras meliputi Kota Sungaipenuh sebanyak 203 ton, Kabupaten Sarolangun 99 ton, Kerinci (48 ton), Merangin (16)ton), Bungo (56 ton) dan Tanjung Jabung Barat 326 ton.

Khusus Kota Jambi dan Kabupaten Batanghari masih dalam pengajuan untuk melakukan OP, sehingga belum ada beras yang disalurkan.

Harga yang ditetapkan dalam OP itu berkisar antara Rp500 hingga Rp700/Kg di bawah harga eceran tertinggi (HET) di pasaran.

Pemerintah daerah yang akan akan menggelar OP dapat mengajukan permintaan beras pada Bulog setempat dengan harga diambil di gudang sebesar Rp5.700/kg, kata Wastono. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita