Senin, 28 Mei 2012
Bappeda: Dana Perbaikan Infrastruktur Pascaerupsi Merapi Rp1,29 Triliun
Rabu, 09 Februari 2011 09:45
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 9/2 (SIGAP) - Dana yang dibutuhkan untuk perbaikan infrastruktur maupun tata ruang pascaerupsi Gunung Merapi di Daerah Istimewa Yogyakarta diperkirakan mencapai Rp1,29 triliun.

Demikian dikatakan Kepala Subbidang Perhubungan Tata Ruang Permukiman dan Energi Sumber Daya Mineral Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Ni Made Dwipanti Indrayanti, di Yogyakarta, Selasa (8/2).

Ni Mande mengatakan, dana tersebut kini sedang diusulkan ke pemerintah pusat agar masuk APBN 2011.

Menurutnya, dana sebesar itu merupakan hasil penghitungan data yang masuk dari kabupaten untuk kebutuhan pembangunan fisik dan nonfisik. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DIY telah memberikan kontribusi dari APBD sebesar Rp40 miliar.

"Dana sebesar itu merupakan keseluruhan kebutuhan yang diusulkan ke APBN. Beberapa memang sudah diambilkan dari APBD DIY dan bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang pada 2010 telah mengucurkan dana sebesar Rp25 miliar," katanya.

Dirinya mengatakan, dana yang dibutuhkan tersebut di antaranya akan digunakan untuk perbaikan bidang perhubungan yang jumlahnya mencapai Rp500 juta, yakni pembangunan terminal angkutan yang rusak akibat erupsi Gunung Merapi.

Selain itu, juga untuk penanganan jaringan hunian sementara yang meliputi jaringan listrik dan pembayaran setiap bulan yang membutuhkan dana sekitar Rp447 juta.

"Dana sebesar Rp1,29 triliun yang diusulkan ke pemerintah pusat tersebut belum termasuk untuk perbaikan jembatan yang rusak," katanya.

Menurutnya, dana perbaikan jembatan akan diusulkan ke BNPB, yang meliputi jembatan Kali Opak, jembatan Kebon Agung, dan rehabilitasi rekonstruksi jembatan Gajah Wong.

"Dana perbaikan beberapa jembatan lain yang rusak di Kabupaten Sleman ada yang diusulkan ke APBN. Kami berharap kabupaten juga bisa ikut melakukan `sharing` anggaran," katanya.(laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita