Senin, 28 Mei 2012
Manado: Bulog Upayakan Distribusi Raskin Sulut Tepat Waktu
Rabu, 09 Februari 2011 04:29
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 9/2 (SIGAP) - Kepala Bidang Pelayanan Publik Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Sulut, Noldy Tumigolung di Manado, Selasa (8/2) mengatakan, Perum Bulog mengupayakan distribusi beras untuk masyarakat miskin (Raskin) bagi masyarakat Sulawesi Utara (Sulut) tepat waktu ke semua titik setiap bulan.

"Raskin Sulut tahun 2011 sebanyak 28.843,1 ton diharapkan dapat diterima tepat waktu setiap bulan oleh 115.695 rumah tangga sasaran (RTS) yang ada di 15 kabupaten/kota di Sulut," katanya.

Noldy mengatakan, setiap bulan sebanyak 1.736,9 ton Raskin didistribusikan kepada rumah tangga sasaran yang berada di seluruh desa dan kelurahan di provinsi Sulut dengan alokasi per kepala keluarga 15 kilogram (Kg) dengan harga Rp1.600 per kg.

"Bulog akan mengupayakan agar penyaluran Raskin tidak melewati bulan berjalan, karena beras ini terbukti sangat membantu masyarakat miskin dalam menjaga ketersediaan bahan kebutuhan pokok," katanya.

Noldy mengatakan, dampak positif Raskin, bukan hanya membantu stok pangan masyarakat miskin, tetapi dapat berperan sebagai stabilisasi harga.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut, Janny Rembet mengatakan, penyaluran raskin tepat waktu dapat menahan kenaikan harga beras.

"Ketika Raskin mulai disalurkan, maka harga beras cenderung stagnan, karena itu distribusinya harus dilakukan tepat waktu," kata Janny.

Janny mengakui, iklim ekstrem yang terjadi saat ini bakal mengganggu ketersediaan pangan bila tidak dilakukan langkah-langkah yang tepat.

"Jaminan distribusi lancar, merupakan salah satu cara menghindarkan gejolak kenaikan harga bahan pangan, untuk itu Bulog agar menjaga pasokannya berjalan normal," katanya.

Kebutuhan beras masyarakat Sulut setiap bulan diperkirakan berkisar 20-22 ribu ton, jumlah tersebut selain dipenuhi beras dari pedagang, juga Raskin Bulog dan operasi pasar, kata Janny. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita