Senin, 28 Mei 2012
Disdik: Sebanyak 1.011 Orang Guru di Pandeglang Dapat Kuota Sertifikasi
Rabu, 02 Februari 2011 07:01
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 2/2 (SIGAP) - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang Undang Suhendar di Pandeglang, Rabu (2/2) mengatakan, Kabupaten Pandeglang pada 2011 mendapat kuota sertifikasi guru dari Kementerian Pendidikan Nasional sebanyak 1.011 orang.

Undang Suhendar menambahkan, jumlah ini lebih banyak dibandingkan 2010 yang hanya 500 orang.

Dirinya mengaku, akan segera menyosialisasikan kuota sertifikasi tersebut pada seluruh guru di daerah tersebut, sehingga mereka bisa mempersiapkan diri untuk mengikuti ujian.

"Informasi kuota itu baru kita peroleh beberapa hari ini, jadi belum disosialiasikan pada para guru," katanya.

Lebih lanjut Undang juga menjelaskan, hingga 2010 jumlah guru yang telah bersertifikat sebanyak 2.782 orang, dan merupakan pengajar mulai dari tingkat Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) serta Sekolah Menengah Atas (SMA)/sederajat.

Jumlah pengajar bersertifikat itu, kata dia, masih sangat sedikit dibandingkan jumlah pengajar TK-SMA/sederjat yang telah berstatus pegawai negeri sipil (PNS) di daerah itu, sebanyak 9.500 orang.

Undang juga berharap, agar sertifikasi bagi para guru terus dilakukan sehingga ke depan semua pengajar TK, SD, SMP dan SMA serta SMK telah bersertifikasi dan memperoleh tunjangan.

"Bagi guru yang telah bersertifikat diberikan tunjangan sehingga mereka memiliki pendapatan cukup, karena itulah kita harapkan ke depan seluruh guru mempunyai sertifikasi itu," ujarnya.

Sertifikasi guru, katanya, merupakan proses pemberian sertifikat pendidik kepada guru yang bertugas sebagai guru kelas, guru mata pelajaran, guru bimbingan dan konseling atau konselor dan guru yang diangkat dalam jabatan pengawas satuan pendidikan.

Sertifkasi bagi guru dalam jabatan dilaksanakan melalui dua cara yakni Uji kompetensi untuk memperoleh sertifikat pendidik , dalam bentuk penilaian portopolio dan pemberian sertifikat pendidik secara langsung. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita