Senin, 28 Mei 2012
BMKG: Nelayan Malut Diminta Waspadai Perairan Halmahera
Selasa, 01 Februari 2011 05:15
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 1/2 (SIGAP) - Badan Meteorologi, Kilamatologi dan Geofisika (BMKG) Ternate, mengimbau para nelayan di Maluku Utara (Malut), agar mewaspadai perairan Halmahera dan Pulau Morotai, saat akan mencari ikan, karena gelombang di perairan itu cukup tinggi.

Prakirawan Cuaca BMKG Ternate, Eko Widjayandi mengatakan di Ternate, Selasa, ketinggian gelombang di perairan Halmahera dan Pulau Morotai dalam beberapa hari ke depan mencapai 4 sampai 5 meter.

Ketinggian gelombang seperti itu, sangat berbahaya bagi kapal nelayan berukuran kecil, termasuk kapal penumpang yang juga berukuran kecil, apalagi kapal penumpang itu dari bahan kayu dan sudah berusia tua.

Menurut Eko, tingginya gelombang di perairan tersebut karena adanya angin kencang di wilayah perairan itu yang mencapai 35 knot atau 70 Km per jam.

Angin kencang tersebut merupakan imbas dari adanya pusaran angin yang cukup kuat di laut pacifik. Angin kencang di wilayah tersebut diperkirakan akan berlangsung hingga beberapa hari mendatang.

Dirinya menambahkan, seluruh wilayah Malut juga akan terus dilanda hujan mulai dari intensitas ringan sampai sedang, baik pada siang hari maupun malam hari.

Adanya hujan tersebut, karena Malut mulai Januari sampai pertengahan Maret mendatang, masuk musim hujan, namun tidak tertutup kemungkinan hujan tersebut berlangsung hingga di atas bulan Maret, karena adanya perubahan iklim.

Sementara itu, sejumlah nelayan di Ternate mengaku tetap akan melaut dengan sasaran perairan yang gelombangnya tidak terlalu tinggi, karena kalau tidak melaut mereka tidak dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Gelombang di laut memang saat ini cukup tinggi, tetapi kami akan tetapi ke laut, kalau tidak kami tidak bisa membeli kebutuhan keluarga,? kata seorang nelayan di Ternate, Bahdar Ismail. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita