Senin, 28 Mei 2012
PVMBG: Asap Letusan Bromo Sekitar 3300 dpl
Jumat, 28 Januari 2011 12:48
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 28/1 (SIGAP) - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebutkan, perkembangan aktivitas Gunung Bromo, Jum'at (28/1), terjadi letusan semburan abu vulkanik dengan ketinggian sekitar 600 hingga 800 meter dari bibir kawah. Ketinggian maksimum 1000 meter dari bibir kawah.

PVMBG menginformasikan, ketinggian maksimum asap letusan sekitar 3300 meter dari permukaan laut.

Angin dominan ke arah timur dan timur laut. Kemungkinan daerah yang terancam hujan abu Probolinggo, Lumajang dan jember.

PVMBG menyebutkan, dengan ketinggian kolom abu letusan maksimum sekitar 3500 meter dari permukaan laut, maka kecil kemungkinan dapat mengganggu penerbangan di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya.

Sementara itu, Kementerian Perhubungan mengumumkan, debu vulkanik Bromo (2.392 mdpl) telah mengganggu penerbangan dari dan ke Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali.

"Sedikitnya 13 penerbangan internasional dari dan menuju ke Ngurah Rai melakukan pembatalan penerbangan pada hari ini (28/1)," kata Kepala Pusat Komunikasi Publik (Kapuskom), Kementerian Perhubungan (Kemnehub), Bambang S Ervan menjawab pers di Jakarta, Jumat (28/1).

Dirinya mengatakan, pembatalan penerbangan internasional itu dilakukan para maskapai karena adanya "Notice to Airmen" (Notam) dari "Volcanic Ash Advisory Center" (VAAC) Darwin pada pukul 12.00, Kamis (27/1).

"Dalam Notam disebutkan bahwa debu vulkanik sudah mencapai Bali," paparnya.

Dalam Notam tersebut, kata Bambang, disebutkan, debu vulkanik sudah mencapai 200 "nautical mile" atau menjangkau ketinggian sekitar 18.000 kaki.

"Kami pun melalui Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub juga telah mengeluarkan `Astam` dan `Notam Precuation` agar penerbangan menghindari wilayah tertentu yang terpengaruh debu vulkanik," paparnya.

Kendati begitu, kata Bambang, sebenarnya pendaratan di Ngurah Rai masih dapat dilakukan dan aman.

Bambang menjelaskan, sejumlah penerbangan internasional yang membatalkan penerbangannya dari dan menuju ke Bandara Ngurah Rai, Bali antara lain Jetstar Airways enam kali penerbangan, Virgin Blue empat kali penerbangan, Cathay Pacific dua kali penerbangan, Value Air satu kali penerbangan.

"Mereka antara lain melayani kota tujuan Hong Kong, Australia dan Singapura," ujarnya, menjelaskan.

Sebelumnya, Kamis (27/1) terdapat 10 kali pembatalan penerbangan internasional.

Penerbangan itu antara lain Cathay Pacific, Jetstar Airways, Value Air dan KLM. Penerbangan mereka dilakukan untuk destinasi Perth, Darwin, Sidney, Melbourne, Hong Kong dan Singapura.

Akibat pembatalan penerbangan itu, sebanyak 1.749 orang penumpang diinapkan sejumlah hotel di sekitar bandara Ngurah Rai oleh maskapai.

Meski demikian, ada juga sejumlah maskapai yang tetap melakukan penerbangan dari dan menuju ke Ngurah Rai di antaranya adalah AirAsia dan China Airlines. (laporan rusman/pvmbg/ant)

"Sementara untuk penerbangan domestik tidak terganggu sama sekali," kata Bambang.

 

Arsip Berita