Senin, 28 Mei 2012
Diknas Bengkulu Alokasikan Rp2 Miliar Perbaiki Sekolah
Jumat, 28 Januari 2011 03:42
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 28/1 (SIGAP) - Dinas Pendidikan Nasional Provinsi Bengkulu mengalokasikan Rp2 miliar untuk perbaikan sekolah rusak di 10 Kabupaten dan kota daerah ini.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Nasional Provinsi Bengkulu Sumardi di Bengkulu, Jumat (28/1).

Dirinya mengatakan, dana tersebut hanya cukup untuk memperbaiki 15 sekolah yang ditetapkan berdasarkan prioritas.

Sekolah rusak yang diperbaiki dibagi dalam dua kategori yakni sekolah rusak karena usia dan sekolah rusak akibat gempa bumi yang melanda Bengkulu pada 2007.

"Banyak sekolah rusak akibat bencana gempa bumi yang sampai saat ini belum diperbaiki sehingga beban pemerintah untuk perbaikan sekolah makin bertembah," katanya.

Pada 2010 kata Sumardi, pemerintah daerah juga mengalokasikan Rp1 miliar untuk perbaikan sekolah rusak.

Dirinya mengakui, anggaran yang ada belum mampu mengakomodasi perbaikan sekolah yang rusak di Provinsi Bengkulu.

Namun pihaknya saat ini tengah berupaya mendapat anggaran dari pemerintah pusat untuk perbaikan sekolah tersebut.

"Jika mengandalkan anggaran yang ada di daerah tidak akan teratasi, makanya kami berupaya mencari angggaran dari pusat agar sekolah yang rusak bisa diperbaiki," katanya.

Sumardi mengatakan, jika rancangan peraturan daerah tentang APBD 2011 sudah disahkan oleh Menteri Dalam Negeri, Diknas akan melakukan inventarisasi sekolah yang rusak tersebut untuk diperbaiki.

"Kami akan turunkan konsultan terlebih dahulu, untuk menginventarisasi sekolah yang rusak dan tingkat kerusakannya," katanya.

Sumardi mengatakan total dana di Diknas dari APBD 2011 sebesar Rp58 miliar setelah DPRD menambah Rp10 miliar.

Anggaran tersebut masih tergolong kecil, atau belum mencapai 10% dari total anggaran dalam rancangan APBD 2011 sebesar Rp1,3 triliun. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita