Senin, 28 Mei 2012
Intensitas Gempa di Indonesia Akan Meningkat
Jumat, 28 Mei 2010 09:20
AddThis Social Bookmark Button

BANTUL (Okezone) - Tepat 4 tahun yang lalu, Yogyakarta diluluhlantahkan gempa bumi dengan kekuatan 5,9 Skala Richter. Sebanyak 6.500 orang lebih tewas dalam musibah itu.

Tragedi ini mengingatkan kembali masyarakat di Indonesia agar tetap siaga karena gempa bumi tidak dapat diprediksi kapan terjadi.

Pengamat Kegempaan dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Subagyo menyatakan bahwa hampir seluruh wilayah Indonesia merupakan daerah yang rawan gempa, baik yang berpusat di darat maupun laut.

“Dalam kurun waktu satu bulan terkhir, gempa dengan kekuatan di atas 5 SR melanda daerah di Indonesia, khususnya daerah Maluku, Sulawesi, Sumatera Utara hingga NAD,” ungkap Subagyo, Kamis (27/5/2010).

Berdasarkan data yang ada di BMKG, lanjutnya, gempa mengalami peningkatan sejak 2003 hingga 2010 ini dan terjadi secara acak, sehingga kondisi ini menggambarkan bahwa gempa akan semakin sering terjadi.

“Gempa di Yogyakarta terjadi juga karena adanya peningkatan aktivitas gempa. Namun demikian daerah yang perlu diwaspadai adalah daerah Sumatera dan Maluku,” tandasnya.

Khusus untuk wilayah Jawa, sambungnya, gempa bumi intensitasnya tidak akan sebanyak wilayah Sumatera, Sulawesi Utara, dan Maluku. Meski demikian masyarakat tetap harus mewaspadainya karena bukan gempa yang menyebabkan kematian namun dampak lain dari gempa yang menyebabkan kematian, seperti bangunan runtuh dan tsunami.

“Sayangnya kejadian gempa bumi yang terjadi di Yogyakarta berada di darat di mana pusat gempa dengan permukiman penduduk sangat dekat. Sedangkan struktur rumah belum tahan gempa (tidak menggunakan struktur baja) sehingga banyak korban jiwa dan rumah yang hancur,” terangnya.

Lebih lanjut Subagyo menyatakan, langkah yang saat ini mutlak dilakukan masyarakat khususnya di Yogyakarta adalah pelatihan penyelamatan diri jika terjadi gempa.

“Kurikulum untuk tanggap terhadap bencana gempa bumi layak diterapkan di sekolah sehingga anak didik selalu teringat agar waspada terhadap bahaya gempa bumi dan bagaimana cara mengatasinya,” pungkas Subagyo. (Daru Waskita/Trijaya/ton)

 

Sumber: Okezone.com

 

Arsip Berita