Senin, 28 Mei 2012
PMI Siapkan Ribuan Cangkul Respon Lahar Dingin
Selasa, 25 Januari 2011 04:43
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 25/1 (SIGAP) - Palang Merah Indonesia (PMI) telah menyiapkan ribuan cangkul dan sekop yang rencananya akan digunakan lembaga kemanusiaan tersebut sebagai respon dari bencana lahar dingin pasca erupsi Gunung Merapi.

Demikian dikatakan Staf Humas PMI DI Yogyakarta, Talchah Hamied, dalam keterangan tertulis PMI yang diterima di Jakarta, Selasa (25/1).

Talchah Hamied memaparkan, puluhan relawan dari daerah Muntilan dan Magelang menyiapkan sekitar 2.000 unit sekop dan cangkul untuk didistribusikan ke Ngrajek, Jumoyo, dan Sirahan.

Pendistribusian ke beberapa daerah tersebut adalah karena jalan-jalan di tempat itu telah penuh lumpur dan material vulkanik.

Selain itu, dalam merespon bencana lahar dingin Merapi, PMI juga menyiagakan ratusan anggota Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) yang tersebar se-Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.

Para ratusan anggota SIBAT tersebut siap terlibat dalam memantau kondisi cuaca dan membantu evakuasi warga di desa tempat tinggalnya jika banjir lahar dingin semakin parah.

Sementara itu, sekitar 71 hektare sawah di Kecamatan Cangkringan dan Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, rusak akibat terlanda banjir lahar dingin Gunung Merapi melalui aliran Sungai Opak dan Gendol.

Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Sleman Slamet Riyadi Martoyo, Senin (24/1) mengatakan, selain merusak puluhan hektare sawah, banjir lahar dingin juga mengakibatkan rusaknya sekitar 4 hektare areal perikanan di dua wilayah kecamatan itu.

Menurut Slamet Riyadi, di wilayah Kecamatan Cangkringan ada 66 hektare sawah yang rusak, yakni di Dusun di Panggung 15 hektare, Teplok dan Kliwang 15 hektare, Kebur 15 hektare, Karanglo 10 hektare dan Banaran 11 hektare.

"Sedangkan di wilayah Ngemplak di Banjarharjo ada lima hektare, sebagian besar sawah yang rusak itu berada dekat dengan Kali Opak," katanya. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita