Senin, 28 Mei 2012
Makassar: Dinkes Fokus Pada Kegiatan Promosi Antispasi DBD
Senin, 24 Januari 2011 11:40
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 24/1 (SIGAP) - Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar dr Naisyah tun Asikin di Makassar, Senin (24/1) mengatakan dinkes Kota Makassar pada 2011 fokus pada kegiatan promosi untuk mengantisipasi merebaknya kasus demam berdarah dengue.

"Selain kegiatan kuratif jika ada kasus DBD, kini digencarkan kegiatan promotif untuk mengantisipasi kasus DBD," katanya

Menurutnya, kegiatan promotif dengan cara menyosialisasikan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, termasuk sanitasi dapat mencegah berkembangbiaknya nyamuk penyebab DBD.

Langkah konkrit yang dapat dilakukan, lanjutnya, dengan program 3M (menguras, membersihkan dan menimbun) wadah atau sampah yang dapat menjadi habitat nyamuk Aedes Aegypti.

"Dengan kegiatan promotif itu yang dapat mengubah kesadaran masyarakat menjaga kesehatan, diharapkan tingkat kunjungan ke puskesmas atau rumah sakit semakin menurun," katanya.

Hal itu sudah terbukti dengan penurunan jumlah kunjungan ke tempat pelayanan kesehatan untuk mendapatkan pengobatan DBD, diare dan malaria.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Makassar diketahui jumlah kunjungan ke puskesmas pada 2010 hanya 1.114 kunjungan atau lebih sedikit dibanding 2009 yang mencapai 1.700 kunjungan.

Lebih jauh Naisyah mengatakan, pentingnya upaya preventif itu dilakukan untuk menekan angka pesakitan yang dalam dua tahun terakhir cukup signifikan, yakni dari 300 lebih kasus menjadi 255 kasus.

Berkaitan dengan hal tersebut, dirinya mengimbau para penyuluh kesehatan yang tersebar pada belasan puskesmas di 14 kecamatan di kota ini, dapat berkoordinasi dengan para relawan seperti petugas Posyandu untuk menyosialisasikan pentingnya upaya mencegah DBD.

SIGAP mencatat, Demam berdarah (DB) atau demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit demam akut yang ditemukan di daerah tropis, dengan penyebaran geografis yang mirip dengan malaria. Penyakit ini disebabkan oleh salah satu dari empat serotipe virus dari genus Flavivirus, famili Flaviviridae. Setiap serotipe cukup berbeda sehingga tidak ada proteksi-silang dan wabah yang disebabkan beberapa serotipe (hiperendemisitas) dapat terjadi. Demam berdarah disebarkan kepada manusia oleh nyamuk Aedes aegypti. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita