Senin, 28 Mei 2012
Yogyakarta: UII Bantu Mahasiswa Korban Merapi
Senin, 24 Januari 2011 02:05
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 24/1 (SIGAP) - Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta memberikan bantuan beasiswa kepada mahasiswanya yang menjadi korban bencana erupsi Gunung Merapi di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah.

"Beasiswa sebagai bentuk kepeduliaan Universitas Islam Indonesia (UII) ditunjukkan untuk memberikan bantuan biaya studi kepada mahasiswanya terkena dampak erupsi Merapi," kata Wakil Rektor III UII Bachnas di Yogyakarta, Minggu (23/1).

Menurut Bachnas, hal itu dimaksudkan agar mahasiswa yang terkena dampak erupsi Merapi tetap dapat melanjutkan studinya, dan sebagai pertimbangan UII juga memperhatikan pendataan yang telah dilakukan dengan disahkan kepala desa setempat dengan mengkategorikan ringan, sedang, dan sangat ringan.

Berdasarkan kategori itu selanjutnya beasiswa diberikan dalam bentuk bebas SPP selama satu semester dan bantuan biaya hidup sebesar Rp200.000 per bulan untuk lima mahasiswa dengan kategori ringan selama 3 bulan.

Kemudian bebas SPP selama satu tahun dan bantuan biaya hidup Rp300.000 per bulan selama tiga bulan untuk dua mahasiswa dengan kategori sedang, dan bantuan biaya hidup Rp200.000 per bulan selama tiga bulan untuk satu mahasiswa dengan kategori sangat ringan.

"Bagi UII, pemberian beasiswa itu merupakan respons dan kepedulian dunia akademik atas dampak dari musibah erupsi Gunung Merapi yang melanda di wilayah DIY dan beberapa wilayah di Jateng yang terjadi akhir 2010," katanya.

Dirinya mengatakan, UII menyadari bencana itu berpengaruh pada berbagai sektor kehidupan yang ada termasuk kehidupan masyarakat. UII sebagai kampus berlokasi dekat Merapi tentu mempunyai tanggung jawab sosial untuk memberikan solusi dari berbagai permasalahan yang ada.

"Selain mahasiswa korban bencana Merapi, UII sebelumnya juga telah memberikan bantuan untuk mahasiswa korban bencana gempa di DIY dan Sumatra Barat," katanya.

Sementara itu, Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri menyerahkan bantuan berupa isi hunian sementara (huntara) bagi korban Merapi yang tinggal di huntara di desa Kuwang, Argomulyo Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Bantuan tersebut diserahkan Mensos dan Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono serta Menteri Pertanian Suswono secara simbolis kepada warga di huntara desa Kuwang, Minggu (23/1).

Bantuan yang diberikan antara lain 90 paket "family kit", 1.500 kaleng sarden, 250 botol kecap dan minyak goreng.

Sebanyak 50 unit huntara sudah dibangun di desa Kuwang, yang dihuni 88 kepala keluarga. Satu unit huntara terpaksa dihuni lebih dari satu KK, sambil menunggu seluruh huntara selesai dibangun.

Direncanakan sebanyak 2.613 unit huntara akan dibangun di Yogyakarta dan 261 unit di antaranya di desa Kuwang. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita