Senin, 28 Mei 2012
PNPM Dorong Ekonomi Petani Di Lebak
Kamis, 20 Januari 2011 03:29
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 20/1 (SIGAP) - Penangungjawab Operasional Kegiatan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan Kegiatan (PNPM-MP) Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, Maman Sudirman, Rabu (20/1) mengatakan program PNPM-MP yang digulirkan pemerintah terbukti mendorong ekonomi petani di Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak.

Maman menambahkan saat ini kegiatan ekonomi petani menggeliat setelah sarana infrastuktur dibangun.

Dirinya mengatakan, sebagian besar ruas jalan antardesa di wilayahnya cukup bagus karena mendapat anggaran pembangunan infrastuktur dan pendidikan melalui PNPM.

Pembangunan yang dibiayai PNPM sekitar 70% dialokasikan ke sarana fisik dan 30% lainya ke ekonomi perempuan.

Pada 2010 Kecamatan mendapatkan anggaran PNPM untuk pembangunan fisik, seperti ruas jalan antardesa, drainase, pembuatan sarana Mandi Cuci dan Kakus (MCK), Polindes, gedung pendidikan anak usia dini dan lainya.

"Saya kira PNPM merupakan program luar biasa karena bisa meningkatkan ekonomi masyarakat," katanya.

Menurut Maman, selama ini PNPM di Kecamatan Leuwidamar berjalan lancar dan tidak ada hambatan maupun kendala mulai perencanaan sampai pengawasan.

Bahkan, saat ini manfaatnya cukup besar bagi petani karena mereka bisa menjual hasil komoditi pertanian dan perkebunan ke luar daerah setelah akses lalu lintas dibangun PNPM.

"Saat ini ruas jalan antardesa di sini sangat mulus, sehingga kegiatan ekonomi selama 24x1 jam," katanya.

Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Keluarga Berencana, Masyarakat Desa (BP2KB-MPD) Kabupaten Lebak Adjibul Wathoni mengatakan, dana PNPM-MP pada 2011 mencapai Rp 69 miliar yang akan disalurkan di 27 kecamatan atau 329 desa.

"Jumlah tersebut turun dibandingkan 2010 yang mencapai Rp75 miliar," katanya.

Dirinya menjelaskan, alokasi dana PNPM-MP pada 2011 ini turun karena lima kecamatan sudah tiga kali berturut-turut menerima kucuran dana tersebut.

"Konsekuensinya, kecamatan tersebut tahun ini hanya mendapatkan dana Rp 600 juta, padahal sebelumnya antara Rp 2-3 miliar," katanya.

Dirinya menambahkan, sasaran PNPM adalah mempercepat penanggulangan kemiskinan secara cepat, terpadu dan berkesinambungan. Dan dirinya yakin bahwa PNPM dapat menekan angka kemiskinan. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita