Senin, 28 Mei 2012
Menter LH: Cuaca Ektrem Diprediksi Hingga Juni
Kamis, 13 Januari 2011 02:58
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 13/1 (SIGAP) - Menteri Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta kepada pers seusai rapat tentang keselamatan transportasi laut dan penyeberangan terkait dengan cuaca ekstrem di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (12/1) mengingatkan agar warga senantiasa waspada mengingat cuaca ekstrem yang diprediksi masih akan berlangsung hingga Juni mendatang di Indonesia.

Menurutnya, cuaca ekstrem itu bisa menyebabkan banjir dan longsor di sejumlah wilayah yang memang rawan bencana.

Oleh sebab itu, dirinya mengimbau pemerintah daerah, khususnya daerah yang wilayahnya termasuk kawasan bencana dengan warna merah, diharapkan untuk selalu mempersiapkan diri. Peta rawan bencana dengan tiga warna, yaitu merah, hijau, dan kuning, yang telah dibagikan diharapkan dapat ditindaklanjuti untuk pegangan antisipasi terjadinya bencana.

"Sekarang ini, cuaca dan iklim sudah tidak bisa diprediksi lagi. Jadi, tidak ada jalan lain kecuali pemerintah daerah dan warga senantiasa bersiaga untuk mengantisipasinya. Kita perkirakan sampai Juni mendatang cuaca ekstrem masih terjadi," tandas Gusti Muhammad Hatta.

Menurut Gusti Muhammad, pihaknya sudah memberikan peta rawan bencana ke seluruh daerah. Seperti banjir bandang Wasior, Teluk Wondama, dan Papua Barat sebenarnya sudah tergambar dalam peta rawan bencana yang berwarna merah.

"Akan tetapi, itulah yang terjadi. Oleh karena itu, kita harapkan setiap pemerintah daerah dapat bersiaga untuk menghadapi cuaca ekstrem tersebut," tambahnya.

Selain itu Gusti Muhammad juga berharap, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dapat terus menginformasikan perubahan cuaca kepada masyarakat dan pemerintah daerah. (laporan rusman/ant/kom)

 

Arsip Berita