Senin, 28 Mei 2012
Angin Kencang Terjang Sejumlah Desa Di Banyumas
Rabu, 12 Januari 2011 06:07
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 12/1 (SIGAP) - Sejumlah desa di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Rabu (12/1) dinihari hingga pagi diterjang angin kencang.

Berdasarkan data sementara yang dihimpun ANTARA, bencana tersebut melanda 4 desa di Kecamatan Kedungbanteng yang berada di lereng Gunung Slamet, yakni Desa Kalisalak, Windujaya, Baseh, dan Dawuhan Kulon serta Desa Kracak di Kecamatan Ajibarang.

Seorang warga Grumbul Windusari RT04/RW03, Desa Kalisalak, Listyo Harsono (39) mengatakan, angin kencang ini terjadi sekitar pukul 00.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB tanpa disertai hujan

"Saat itu angin datangnya dari dua arah sehingga pintu terbuka dan masuk ke dalam rumah. Angin itu berputar hingga akhirnya mengangkat 7 buah atap asbes rumah saya," katanya.

Sementara di Desa Kracak, Kecamatan Ajibarang, angin kencang merobohkan sebuah kandang ayam yang berisi sekitar 1.500 ekor anak ayam berusia 12 hari tetapi belum diketahui jumlah yang mati.

Hingga pukul 11.30 WIB, angin kencang masih bertiup di sejumlah wilayah di Kabupaten Banyumas.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas belum bisa dikonfirmasi terkait jumlah rumah rusak maupun desa yang terkena terjangan angin kencang.

Berdasarkan pantauan SIGAP, angin kencang juga melanda wilayah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Rabu (12/1). Akibatnya puluhan rumah warga rusak.

Setidaknya angin kencang tersebut merusak rumah dan menumbangkan sejumlah pohon di lima kecamatan, yakni Kota, Kalianget, Rubaru, Lenteng, dan Batang Batang.

"Angin kencang yang terjadi di desa kami sekitar pukul 04.00 WIB, merusak sedikitnya 22 rumah milik warga kami," kata Kepala Desa Pore, Kecamatan Lenteng, Farkih Praseno di Sumenep.

Dari 22 rumah tersebut, 2 rumah mengalami kerusakan cukup parah dan sisanya rusak ringan berupa genteng yang beterbangan terkena angin kencang.

Sementara di Dusun Batu Guluk, Desa Basoka, Kecamatan Rubaru, sedikitnya 4 rumah rusak akibat diterjang angin kencang.

"Dua dari empat rumah milik warga kami yang rusak itu, roboh. Saat ini, petugas dari Taruna Siaga Bencana (Tagana) Sumenep berada di lokasi," kata Kepala Desa Basoka, Fathor.

Di Kecamatan Kalianget, menara antena salah satu radio swasta di Desa Kertasada, patah, dan patahan besi dari menara antena tersebut menimpa rumah milik keluarga besar pemilik radio.

Sedangkan di Kecamatan Kota, sejumlah pohon dan papan reklame yang berada di pinggir jalan, tumbang dan roboh. (laporan rusman/ant)



 

Arsip Berita