Senin, 28 Mei 2012
Disnakertransos: Pandeglang Berharap Dapat Tambahan KUBE pada 2011
Senin, 10 Januari 2011 03:33
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 10/1 (SIGAP) - Pemerintah Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten, berharap pada 2011 mendapat tambahan alokasi bantuan dana untuk program kelopok usaha bersama dari Kementerian Sosial (Kemensos). Demikian dikatakan Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos) Kabupaten Pandeglang Anwar Fauzan di Pandeglang, Senin (10/1).

"Kita harapkan alokasi bantuan program kelopok usaha bersama (kube) bagi Pandeglang pada 2011, lebih besar dibandingkan 2010," jelasnya.

Lebih lanjut Anwar menjelaskan, Kabupaten Pandeglang pada 2010 mendapat bantuan dana program kube Kementerian Sosial sebesar Rp1,2 miliar, yang diberikan untuk permodalan bagi kelompok warga guna meningkatkan taraf hidup keluarga harapan.

"Setiap kelompok mendapat bantuan untuk modal usaha sebesar Rp25 juta, ini dinilai cukup agar mereka bisa berusaha sendiri, sehingga memiliki pendapatan guna memenuhi kebutuhannya sehari-hari," tuturnya.

Pada 2009, sebanyak 10 kelompok mendapat bantuan modal melalui program kube itu, yang tersebar di lima kecamatan yakni Picung, Cibaliung, Cimanggu, Sumur dan Jiput.

Menurutnya, keluarga yang mendapat bantuan yakni mereka yang kurang mampu, dan pemerintah berupaya untuk mengangkat perekonomiannya melalui bantuan permodalan untuk usaha.

Anwar mengatakan, ada beberapa syarat keluarga yang masuk dalam katagori keluarga harapan di antaranya memiliki anak usia di bawah lima tahun (balita), memiliki anak sekolah atau istrinya sedang hamil.

"Dengan diberikan modal usaha, diharapkan ke depan mereka dapat mandiri dan bisa mencukupi kebutuhannya sehari-hari dan menyekolahkan anaknya," katanya.

SIGAP mencatat, Kelompok Usaha Bersama (KUBE) adalah kelompok warga atau keluarga binaan sosial yang dibentuk oleh warga atau keluarga binaan sosial yang telah dibina melalui proses kegiatan PROKESOS untuk melaksanakan kegiatan kesejahteraan sosial dan usaha ekonomi dalam semangat kebersamaan sebagai sarana untuk meningkatkan taraf
kesejahteraan sosialnya.

KUBE tidak dimaksudkan untuk menggantikan keseluruhan prosedur baku PROKESOS kecuali untuk Program Bantuan Kesejahteraan Sosial Fakir Miskin yang mencakup keseluruhan proses. Pembentukan KUBE dimulai dengan proses pembentukan kelompok sebagai hasil bimbingan sosial, pelatihan ketrampilan berusaha, bantuan stimulans dan pendampingan.

Sementara tujuan KUBE diarahkan kepada upaya mempercepat penghapusan kemiskinan, melalui Peningkatan kemampuan berusaha para anggota KUBE secara bersama dalam kelompok, Peningkatan pendapatan, pengembangan usaha, peningkatan kepedulian dan kesetiakawanan sosial diantara para anggota KUBE dan dengan masyarakat sekitar. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita