Senin, 28 Mei 2012
Bantul: IOM-JRF Adakan Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana
Minggu, 09 Januari 2011 12:58
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 9/1 (SIGAP) - International Organization for Migration dan Java Reconstruction Fund mengadakan pelatihan pengurangan risiko bencana berbasis masyarakat di Dusun Ngenep, Desa Terong, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (9/1).

Capacity Building and Media Coordinator International Organization for Migration (IOM) Diana Setiawati mengatakan, kegiatan yang dikemas dalam simulasi gempa bumi itu diadakan agar warga dapat tanggap dan cepat dalam melakukan penanganan jika bencana alam sewaktu-waktu terjadi.

Menurutnya, pelatihan pengurangan risiko bencana berbasis masyarakat itu melibatkan tim siaga bencana desa setempat, Palang Merah Indonesia (PMI) Bantul, Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Kesbanglinmas) Bantul, perangkat Desa Terong dan Kecamatan Dlingo, dan pihak terkait lainnya.

"Melalui pelatihan pengurangan risiko bencana berbasis masyarakat itu IOM bermaksud memberikan kontribusi yang berkelanjutan bagi kesiagaan bencana untuk masyarakat di Desa Terong pada khususnya dan Daerah Istimewa Yogyakarta pada umumnya," katanya.

Diana mengatakan, di Desa Terong, kegiatan itu sebagai bagian dari Proyek Pemulihan Mata Pencaharian IOM dan Java Reconstruction Fund (JRF). Desa Terong pada khususnya dan Kecamatan Dlingo pada umumnya memang memiliki kerentanan bencana alam, seperti gempa bumi, tanah longsor, dan angin ribut.

Simulasi semacam itu, menurutnya, sangat dibutuhkan agar masyarakat Desa Terong bisa mengantisipasi jika terjadi bencana alam.

Menurut Diana, kegiatan semacam itu juga akan diadakan di daerah-daerah lain di DIY. "Dengan adanya pemahaman warga mengenai bencana alam, setidaknya dapat menekan jatuhnya korban jiwa jika terjadi bencana alam," katanya. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita