Senin, 28 Mei 2012
BMG: Angin Kenncang Landa Kota Mataram
Minggu, 09 Januari 2011 04:28
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 9/1 (SIGAP) - Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat dilanda angin kencang mengakibatkan sejumlah atap rumah beterbangan. Badan Meteorogi dan Geofisikan (BMG) Selaparang Mataram menyebutkan, kekuatan angin sekitar 40 km per jam sementara tinggi gelombang dua hingga tiga meter.

Angin kencang yang melanda Kota Mataram yang terjadi sekitar pukul 00.30 WITA ini juga menyebbakan ranting pohon kayu patah bahkan tumbang. Dikabarkan tidak ada korban jiwa dalam musibah itu.

Terkait hal ini, nelayan di sekitar pantai Ampenam dihimbau untuk sementara waktu tidak melaut, karena cuaca buruk cukup membahayakan nelayan.

Salah seorang warga Mataram H. Muhamad mengatakan, angin kencang yang terjadi setiap tahun terutama pada Januari disebut penduduk dengan "Tembaru Cina" dan biasanya terjadi seminggu.

"Kita bersyukur angin yang melanda Kota Mataram tidak sampai merobohkan rumah penduduk, namun sempat membuat warga ketakutan dan berteriak, angin pusut-angin pusut, atau angin besar-angin besar," katanya.

Dirinya menjelaskan, walaupun angin hanya menerbangkan seng atap rumah penduduk, masyarakat tetap waspada karena sewaktu-waktu angin kencang kembali datang.

Pada November 2010 angin puting beliung menimpa Dusun Dasan Kolo, Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Ampenan Kota Mataram dan mengakibatkan sedikitnya 120 rumah penduduk rusak.

Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana segera memerintahkan aparat terkait untuk merenovasi rumah-rumah penduduk yang hancur akibat angin puting beliung tersebut dan kini perbaikan rumah pendudik mencapai 90 persen.

Dirinya mengatakan, dalam menangani perbaikan rumah penduduk di Dasan Kolo pihaknya bekerjasama dengan Badan Amil Zamat (BAZ) Kota Mataram dimana BAZ menyediakan dana sebesar Rp300 juta. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita