Senin, 28 Mei 2012
PSDA: Dana Rp24,5 Miliar Untuk Antisipasi Banjir Di Pariaman
Sabtu, 08 Januari 2011 15:20
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 8/1 (SIGAP) - Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Sumbar, Ali Musri, di Padang, Sabtu (8/1) mengatakan, pemerintah provinsi Sumatera Barat mengalokasikan dana Rp24,5 miliar untuk dana pembangunan lanjutan irigasi Batang Mangor sebagai fasilitasi antisipasi dan pengendalian banjir di Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman.

Dana itu, menurut Ali, untuk membiayai empat kegiatan dalam proyek pembangunan Batang Mangor yang dilaksanakan 2011.

Hal itu disampaikannya setelah melakukan peninjauan proyek pembangunan Batang Mangor Pariaman bersama Wakil Gubernur Sumbar, Muslim Kasim dan sejumlah pejabat terkait lainnya.

Ali menyebutkan, empat kegiatan yang akan dibiayai dana itu meliputi perkuatan tebing sisi sungai dengan konstruksi pencang "vinyl sheet pile" dan pembuatan tanggul sepanjang 650 meter.

Kemudian, kegiatan normalisasi Sungai Batang Mangor sepanjang 300 meter dan perkerasan jalan inspeksi di sisi sungai sepanjang satu kilometer.

Lebih lanjut Ali menjelaskan, pembangunan tersebut dilakukan karena selama ini sering terjadi pendangkalan dasar sungai sehinga muara Sungai Batang Mangor melimpah dan menyebabkan banjir di Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman.

Selain itu, tebing-tebing di sisi sungai juga rentan longsor karena daerah ini sering dilanda gempa dan pembangunan ini sekaligus untuk antisipasi kerawanan longsor tersebut, katanya.

Aliran Sungai Batang Mangor melewati daerah Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman, sehingga kondisi sungai ini sangat mempengaruhi antisipasi banjir di dua daerah tersebut.

Sementara itu, Muslim Kasim mengatakan, pembangunan Batang Mangor sudah dilaksanakan sejak setahun sebelumnya dan terus dilanjutnya untuk mengatasi banjir yang selalu menghantui Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman.

Selain untuk antisipasi banjir, pembangunan Sungai Batang Mangor juga untuk mendukung pegembangan pariwisata dan bisa menghidupkan mata pencarian masyarakat setempat, tambahnya. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita