Senin, 28 Mei 2012
Sulselbar: Bulog Mulai Serap Produksi Petani
Kamis, 06 Januari 2011 07:24
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 6/1 (SIGAP) - Perum Bulog Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat mulai menyerap produksi petani pada panen perdana 2011.

Demikian dikatakan Humas Perum Bulog Sulselbar Muhammad Taufiq di Makassar, Kamis (6/1).

Dikatakan Taufiq, masa panen di sejumlah daerah di Sulsel mulai dilakukan Januari dan puncaknya pada Maret 2011.

Dirinya mengatakan, pada Januari - Maret 2011 Kabupaten Maros, Pangkep, Barru dan wilayah selatan Sulsel seperti Bantaeng, Bulukumba dan Takalar.

Untuk penyerapan produksi petani, lanjut Taufiq, pihak Bulog bekerja sama dengan sekitar 450 mitra yang tersebar di Sulsel dan Sulbar.

Sementara prognosa pengadaan beras Bulog Sulselbar pada 2011, diharapkan mencapai 370 ribu ton setara beras.

Mengenai penyerapan produksi petani oleh mitra Bulog itu, diakui salah seorang petani di Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, Sulsel Daeng Sappara.

Dirinya mengatakan, saat ini sebagian petani di Maros sudah ada yang panen, sementara puncak panen diperkirakan pada Februari 2011.

"Yang menanam lebih awal yang umumnya sawahnya menggunakan air irigasi, kini sudah panen," katanya.

Hasil panen yang mulai diserap pihak penggilingan atau mitra Bulog ini, lanjutnya, kualitasnya lebih baik dibandingkan panen pada September - Oktober 2010.

Hal senada dikemukakan petani di Kecamatan Minasate`ne, Kabupaten Pangkep, Sulsel Mahmuddin.

"Semoga kualitas panen kali ini lebih baik, sehingga harganya pun bisa lebih baik dan memberikan kesejahteraan bagi petani," ujarnya.

Sementara itu, Bulog Sulawesi Tengah belum membuka kegiatan pengadaan beras untuk ketahanan pangan nasional di daerah itu karena masih menunggu harga pembelian pemerintah (HPP) baru.

Kepala Perum Bulog Divisi Regional Sulteng Eddy Subiantoro di Palu, Kamis (6/1) mengatakan, sampai sekarang ini belum ada HPP baru untuk pengadaan beras tahun 2011 ini.

"Kami sendiri masih menunggu standar harga beras musim panen 2011," katanya.

Selain masih menunggu HPP baru, Bulog Sulteng belum membeli beras petani karena panen belum ada.

Sesuai jadwal musim tanam di Sulteng untuk tahun 2011 ini, panen raya diperkirakan baru akan berlangsung pada Februari-Maret mendatang.

Bulog membeli beras petani sesuai dengan standar harga yang ditetapkan pemerintah. Ia juga berharap HPP beras 2011 naik,sebab harga beras ditingkat petani selama 2010 jauh di atas HPP.

HPP beras di gudang Bulog ditetapkan pemerintah Rp5.060/kg, sementara harga beras di tingkat petani berkisar Rp5.300 sampai Rp5.400/kg. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita