Senin, 28 Mei 2012
PMI Telah Dirikan 100 Kerangka Huntara Di Mentawai
Kamis, 06 Januari 2011 06:33
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 6/1 (ANTARA) - Sekretaris Jenderal PMI, Budi A Adiputro, Kamis (6/1) mengatakan, Palang Merah Indonesia (PMI) telah mendirikan 100 kerangka hunian sementara (Huntara) yang dibangun dengan lantai kayu dan atap seng untuk pembangunan 516 Huntara bagi korban tsunami di Mentawai, Sumatra Barat.

"Dengan sudah adanya kerangka-kerangka ini, kita harapkan pembangunan huntara bisa cepat selesai," katanya.

Budi memaparkan, kerangka Huntara yang terletak di empat lokasi yang telah ditentukan, telah dilengkapi dengan lantai kayu dan beratap seng sehingga minimal warga juga sudah bisa berteduh di dalamnya.

Keempat lokasi yang dimaksud adalah pada KM 32, KM 107, KM 40, dan KM 2 Lakkau.

Sedangkan pembangunan kerangka juga dalam rangka mempercepat proses pembangunan 516 huntara di Pagai Selatan, Kepulauan Mentawai, Sumbar.

PMI menargetkan selesainya pembangunan kerangka Huntara itu pada pertengahan Januari 2011, atau mundur dari target semula yaitu sebelum 25 Desember 2010.

Keterlambatan tersebut diakibatkan antara lain kondisi cuaca yang buruk dan akses transportasi yang buruk yang mempengaruhi proses pengambilan kayu di hutan yang selama ini menjadi bahan baku utama dalam pembangunan ratusan huntara tersebut.

Menurut informasi markas PMI Sumatra Barat, kayu yang telah diolah harus diambil dari dalam hutan yang berjarak ratusan meter dari jalan raya.

Karenanya, PMI juga berencana untuk menambah baik jumlah relawan serta jumlah armada transportasi truk untuk mengangkut kayu yang dibutuhkan dalam pembangunan huntara.

Selain itu, PMI juga melibatkan sejumlah tenaga profesional seperti tukang kayu.

Hingga saat ini, PMI telah menurunkan sebanyak 68 relawan untuk membantu pembangunan huntara bersama masyarakat setempat, dan setiap relawan PMI diperkirakan menangani pembangunan Huntara untuk 4 kepala keluarga.

Sejauh ini, peralatan pendukung seperti seng, engsel, dan paku telah tersebar di empat lokasi yang dimaksud.

PMI memperkirakan bahwa dibutuhkan sekitar 1.500 meter kubik kayu untuk membangun 516 unit Huntara di Mentawai.

Selain membangun huntara, PMI juga telah menggelar program psychososial support program (PSP) untuk anak-anak.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah V Jayapura, Papua, menginformasikan terjadi gempa berkekuatan 5,8 skala richter dengan pusat 15 kilometer barat laut Pagai utara Mentawai, Sumatera Barat, Rabu (5/1), pukul 17.15 WIB. Gempa yang terjadi Rabu sore itu berpusat pada kedalaman 19 kilometer dan berlokasi di 2.61 lintang selatan, dan 99,95 bujur timur. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita