Senin, 28 Mei 2012
Gempa Mentawai Cemaskan Warga Bengkulu
Rabu, 05 Januari 2011 19:50
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 5/1 (SIGAP) - Warga Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu cemas akibat guncangan gempa berkekuatan 5,8 Skala Richter (SR) yang melanda Mentawai, Sumbar, Rabu (5/1).

Getaran gempa tersebut terasa sangat kuat sehingga warga Mukomuko berhamburan keluar rumah dan sampai saat ini mereka masih siaga karena takut gempa susulan, kata seorang warga Mukomuko, Feri.

Warga Kabupaten Mukomuko yang berada sekitar 215 Km arah Utara Kota Bengkulu dan berbatasan dengan Sumatra Barat itu masih trauma setelah gempa besar berkekuatan 7,9 SR mengguncang Bengkulu pada 2007.

Gempa besar dan tsunami yang mengguncang Kepulauan Mentawai baru-baru ini juga sangat kencang terasa di Kabupaten Mukomuko sehingga pemkab memberlakukan siaga satu.

Wilayah Mukomuko merupakan dataran rendah yang langsung menghadap pantai laut Samudra Hindia sehingga sangat rawan ancaman gempa dan tsunami, ujarnya.

Situs Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika menyebutkan, gempa 5,8 SR itu terjadi sekitar pukul 17.15 WIB, pusat gempa sekitar 2.61 Lintang Selatan (LS) dan 99.95 Bujur Timur (BT).

Lokasi gempa tersebut sekitar 15 kilometer Barat laut Pagai Utara Mentawai, Sumbar dengan kedalaman 19 km dan tidak berpotensi tsunami.

Menurut pakar gempa dari Universitas Andalas, DR Badrul Mustapa Kemal mengatakan gempa dengan kekuatan 5,8 Skala Richter (SR) yang mengguncang Kota Padang, Sumatera Barat dan sekitarnya, Rabu sore merupakan gempa susulan 25 Oktober 2010.

"Setelah gempa terjadi pada 25 Oktober 2010 dengan kekuatan 7,2 SR itu maka kemungkinan yang terjadi Rabu sore itu adalah susulannya karena sumber lokasinya berdekatan. Susulan berikutnya dimungkinkan terjadi setahun," kata Badrul Mustapa Kemal di Padang, Rabu (5/1). (laporan wa prasetya/ant)




 

Arsip Berita