Senin, 28 Mei 2012
Pakar: Gempa 5,8 SR Merupakan Susulan Gempa Oktober 2010
Rabu, 05 Januari 2011 18:35
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 6/1 (SIGAP) - Pakar gempa dari Universitas Andalas, DR Badrul Mustapa Kemal di Padang, Rabu (5/1) mengatakan, gempa dengan kekuatan 5,8 Skala Richter (SR) yang mengguncang Kota Padang, Sumatera Barat dan sekitarnya, Rabu (5/1) pukul 17.15 WIB merupakan gempa susulan 25 Oktober 2010.

"Setelah gempa terjadi pada 25 Oktober 2010 dengan kekuatan 7,2 SR itu maka kemungkinan yang terjadi pada Rabu sore itu adalah susulannya karena sumber lokasinya berdekatan. Susulan berikutnya dimungkinkan terjadi setahun," kata Badrul Mustapa Kemal di Padang, Rabu.

Seperti yang diberitakan SIGAP, Padang dan sekitarnya, pada Rabu sore atau pukul 17.15 WIB diguncang gempa berkekuatan 5,8 Skala Richter (SR) yang bersumber pada kedalaman 19 kilometer.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisaka (BMKG), menunjukkan gempa tersebut berlokasi pada 2.61 Lintang Selatan (SL) hingga 99.55 Bujur Timur (BT) dan wilayah pada 15 km Barat Laut Pagai Utara Kepulauan Mentawai Sumbar.

Lebih lanjut Badrul mengatakan, gempa susulan yang akan terjadi lagi lebih dimaksudkan karena bumi tentu mencari kestabilannya, dan guncangan yang akan muncul tentu berfluktuatif.

Namun demikian, menurut Badrul, kecenderungan guncangannya akan makin mengecil dan habis jika masa pencarian ketasbilannya berakhir.

Badrul mengatakan, gempa berkekuatan 5,8 SR barusan tersebut diyakini tidak akan meruntuhkan bangunan kecuali bangunan yang dalam kondisi miring.

Karena itu, katanya lagi, pemilik bangunan diimbau untuk segera meruntuhkan bangunannya jika berada dalam kondisi miring karena berpotensi roboh jika diguncang gempa susulan.

"Bangunan dalam kondisi miring sangat berpotensi rubuh apalagi jika bangunan terkait berada pada episenturm gempa yang cukup dekat," katanya. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita