Senin, 28 Mei 2012
Penyerapan Raskin Di Lebak Capai 93%
Selasa, 04 Januari 2011 00:00
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 4/1 (SIGAP) - Kepala Bagian Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Kabupaten Lebak Ajar Basuki, Senin, mengatakan, hingga saat ini penyerapan beras raskin mencapai 93,6% dari kuota 27.000 ton.

Ajar menambahkan, jumlah penerima beras untuk masyarakat miskin atau raskin di Kabupaten Lebak mencapai 151.204 kepala keluarga tersebar di 28 kecamatan.

Menurutnya, selama ini penyaluran raskin berjalan lancar dan setiap bulan didistribusikan ke setiap desa dan kelurahan.

Selain itu juga tingkat pembayaran masyarakat penerima raskin tidak ada tunggakan.

Dirinya juga mengatakan, pihaknya juga akan memberikan teguran kepada aparat desa yang belum melunasi tunggakan raskin tersebut, dan akan menurunkan tim untuk melakukan penagihan secara langsung.

Oleh karena itu, hingga kini Pemkab Lebak tidak memiliki tunggakan kepada Perum Bulog sehingga pendistribusian lancar.

Dirinya menjelaskan, saat ini jumlah penerima raskin mencapai 151. 204 KK sesuai hasil pendataan Badan Pusat Statistik (BPS).

Mereka penerima raskin setiap kepala keluarga sebanyak 15 kilogram dengan harga Rp1.600 per kilogram.

"Dengan raskin itu tentu sangat membantu untuk mencukupi kebutuhan pangan bagi warga miskin," katanya.

Menurutnya, penyaluran raskin sangat diperlukan bagi warga miskin karena harganya relatif murah dan terjangkau.

Selama penyaluran raskin berjalan lancar, katanya, tidak ditemukan warga miskin di Kabupaten Lebak kelaparan dan rawan pangan.

"Kami berharap perum Bulog tahun 2011 kuota beras raskin untuk Kabupaten Lebak ditambah hingga mencapai 30.000 ton," katanya.

Sementara itu, Perum Bulog Divre Lampung menyatakan, penyaluran beras untuk keluarga miskin (raskin) di Kota Bandarlampung sejak Januari hingga Desember 2010 terealisasi 8.046 ton atau telah mencapai 100%.

"Pagu raskin selama 12 bulan (Januari-Desember) 2010 untuk Kota Bandarlampung sebanyak itu telah didistribusikan semua," kata Kepala Bagian Humas Perum Bulog Divre Lampung, Edi Hanif, di Bandarlampung, Sabtu (1/1).

Raskin Kota Bandarlampung itu, lanjutnya, diperuntukkan bagi 51.578 rumah tangga sasaran penerima manfaat (RTSPM) yang tersebar di 13 kecamatan.

Menurut Edi, sebanyak 98 titik distribusi di Kota Bandarlampung dan dapat ditebus dengan harga Rp1.600 per kilogram. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita