Minggu, 27 Mei 2012
Curah Hujan Tinggi Warga Lebak Diminta Waspadai Longsor
Senin, 24 Mei 2010 09:30
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 24/5(Sigap) - Intensitas curah hujan selama sepekan terakhir cukup tinggi, akibatnya Warga Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, diminta agar mewaspadai terjadinya bencana longsor tanah. "Kami khawatir warga yang tinggal di sekitar tebing atau dataran tinggi terkena longsoran tanah," kata Koordinator Taruna Siaga Bencana Kabupaten Lebak, Enang Hidayat di Lebak, pada Minggu (23/5).

 

Enang mengatakan, pihaknya memperingatkan warga agar selalu waspada bencana longsoran, jika hujan deras turun terus menerus. Sebab Lebak merupakan daerah potensi longsoran karena letak tofograpinya berbukit-bukit serta terletak di daerah pegunungan. Belum lagi, di setiap sorenya curah hujan cukup deras dan sangat tinggi. Karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat agar waspada terhadap bencana alam tersebut.

Enang juga menyebutkan beberapa daerah rawan bencana alam yakni, banjir dan longsoran tanah, tersebar di berbagai tempat, di Kecamatan Wanasalam, Banjarsari, Rangkasbitung, Warunggunung, Cileles, Cibadak, Leuwidamar, Bayah, Cikulur, Cimarga, Kalanganyar, Sobang, Cibeber, Cilograng, dan Sajira. "Kami sudah mengirim surat imbauan agar mewaspadai bencana alam itu," katanya.

Sama halnya dengan Camat Sobang Kabupaten Lebak, Zaenudin, mengatakan pihaknya sudah menyebarkan informasi kepada warga dan kepala desa agar selalu waspada bencana alam seperti banjir dan longsoran.

Sementara itu, dihubungi secarta terpisah, Abdullah Maky, Asisten Staf Khusus Presiden (SKP) Bidang Bencana dan Bantuan Sosial (Bansos), mengutarakan kepada tim Sigap di Jakarta, bahwa kewaspadaan terhadap bencana sangatlah dibutuhkan. Namun jauh lebih penting adalah melakukan upaya pencegahan dini terhadap bencana longsor, dengan mengidentifikasi daerah rawan dan melakukan pemetaan. "Dengan memberikan informasi, mengenai bagaimana dan mengapa tanah longsor dapat terjadi, merupakan salah satu tindakan memberikan penyuluhan tentang pencegahan dan penanggulangan bencana alam." tambahnya. Hal lainnya, adalah memantau daerah rawan longsor serta merencanakan pengembangan system peringatan dini di daerah rawan bencana. (Laporan Sofyan Badrie)

 

Arsip Berita