Minggu, 27 Mei 2012
Distanak Sulbar: Populasi Sapi Capai 138.549 Ekor
Rabu, 29 Desember 2010 02:28
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 29/12 (SIGAP) - Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Sulawesi Barat (Sulbar), Muhammad Abduh di Mamuju, Selasa (28/12) menyatakan, jumlah sapi potong di provinsi itu saat ini mencapai 138.549 ekor yang tersebar di 5 kabupaten.

Menurutnya, capaian populasi ternak sapi potong ini mengalami peningkatan setiap tahunnya, yang nantinya akan kembali ditingkatkan pada tahun 2011 dengan target sebesar 152.403 ekor.

"Angka ini diprediksi bisa tercapai dan akan mengalami peningkatan mengingat pengembangan ternak sapi di Sulbar semakin diminati oleh peternak karena memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi," katanya optimis.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, populasi ternak sapi potong di 5 kabupaten yakni Kabupaten Polman, Majene, Mamasa, Mamuju, dan Mamuju Utara. Kelima kabupaten tersebut dari tahun ke tahun telah menunjukkan peningkatan yang berarti dalam mendukung program nasional swasemba daging 2014 yang akan datang.

Muhammad Abduh merasa optimistis, Sulbar akan mampu memberikan kontribusi pencapaian target nasional tersebut apalagi perhatian dari pemerintah pusat cukup tinggi dengan memberikan bantuan ternak kepada petani yang ada di Indonesia termasuk di Sulbar.

"Pemerintah pusat selama ini telah banyak memberikan perhatian serius terhadap peternak yang ada di Sulbar. Kita berharap, pemerintah pusat tetap memberikan perhatian ke Sulbar mengingat daerah ini salah satu kawasan tertinggal yang perlu dipulihkan dalam mengangkat status sebagai daerah tertinggal dari 33 provinsi yang ada," jelasnya.

Muhammad Abduh mengemukakan, populasi ternak sapi tertinggi dari lima kabupaten di Sulbar ditempati Kabupaten Polman dengan capaian 31.133 ekor, kemudian kabupaten Mamuju dengan capaian 75.456 ekor, Majene menempati urutan ketiga dengan tingkat populasi sebanyak 19.767 ekor.

Sedangkan untuk Kabupaten Mamuju Utara, katanya, berada di posisi keempat dengan capaian sekitar 12.998 ekor dan terakhir terdapat di Kabupaten Mamasa sebanyak 2.195 ekor.

Dirinya menuturkan, upaya untuk mencapai target tersebut sangat wajar karena pemerintah pusat maupun daerah lebih banyak memberikan bantuan bibit sapi yang saat ini telah mencapai 250 ekor di tahun 2010. Upaya lain yang ditempuh untuk menggenjot populasi ternak sapi, kata dia, yakni melalui program inseminasi buatan yang saat ini tergolong berjalan baik bahkan mampu mencapai ribuan kelahiran setiap tahunnya. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita