Minggu, 27 Mei 2012
Bengkulu: 2011 Pemkab Seluma Bangun Pasar Kecamatan
Selasa, 28 Desember 2010 14:02
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 28/12 (SIGAP) - Pemerintah Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu pada 2011 telah memprogramkan akan membangun sejumlah pasar kecamatan di daerah itu.

"Kita sudah memprogramkan pada 2011 membangun sejumlah pasar kecamatan di daerah itu. Hal ini dilakukan untuk memperlancar transaksi jual beli masyarakat di Kabupaten Seluma," kata Ketua Bappeda Kabupaten Seluma, Solman Wanim, di Bengkulu, Selasa (28/12).

Salah satu pasar kecamatan yang akan dibangun pada 2011 berlokasi di Desa Sebayat, Kecamatan Seluma Timur. Selain itu, dibangun di beberapa kecamatan lainnya di daerah itu.

Dana pembangunan pasar tradisional itu berasal dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2011 setempat. Namun, dirinya tidak menjelaskan jumlah dana pembangunan pasar yang dialokasikan di APBD tersebut.

"Yang jelas, Pemerintah Kabupaten Seluma pada 2011 sudah mengalokasikan dana di APBD untuk membangun beberapa pasar kecamatan di daerah itu," ujarnya.

Pembangunan pasar kecamatan ini dilakukan selain untuk memperlancar transaksi jual beli pedagang dan pembeli di daerah itu juga dimaksudkan agar para petani lebih mudah memasarkan hasil panenya.

Selama ini, para petani masih kesulitan untuk menjual hasil panennya karena tidak ada pasar kecamatan yang buka setiap hari. Karena itu, ke depan akan diupayakan pasar kecamatan akan buka setiap hari.

Dengan demikian, masyarakat semakin mudah untuk dapat berbagai kebutuhan sehari-hari di daerah itu. Demikian pula para petani dapat menjual hasil panen kepada konsumen di daerah itu.

"Jadi, perputaran uang di kecamatan dapat meningkat dari sebelumnya, sehingga ekonomi masyarakat dapat tumbuh dengan baik sesuai yang diharapkan," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Solman juga mengungkapkan pada tahun 2010, Pemerintah Kabupaten Seluma juga akan membangun teriminal bus antara kecamatan di Desa Sebayat.

Hal ini dilakukan dalam rangka menunjang kelancaran arus trasportasi darat di Kabupaten Seluma, dan sekaligus membuka askes pendistribusian barang dan orang di daerah tersebut, katanya.

Dalam catatan SIGAP, program tersebut sejalan dengan visi pemerintah pusat.

Dalam sebuah kesempatan, presiden sampaikan, sejak 2006 presiden  telah mengeluarkan Keppres mengenai hypermarket bersama dengan menteri terkait.

Isinya cukup rinci, antara lain berapa jarak antara hypermarket berdiri dengan pasar tradisional, jangan sampai hypermarket berdiri dan mematikan pasar tradisional, dan lain-lain.

"Meskipun banyak kota yang semakin maju di mana banyak hypermarket berdiri, pasar tradisional sangatlah penting. Itu menjadi tulang punggung perekonomian kita. Bagi pemerintah, kebijakan melindungi pasar tradisional harus dilakukan, jangan hanya memikirkan usaha-usaha yang lebih besar. Usaha tetap harus berjalan, keduanya harus dilindungi," kata presiden di Pasar Blok A Tanah Abang, Jakarta, tahun lalu. (laporan wa prasetya/ant)

 

Arsip Berita