Minggu, 27 Mei 2012
Menkeu: Realisisasi Defisit 2010 Diperkirakan 1%
Selasa, 28 Desember 2010 13:43
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 28/12 (SIGAP) - Menteri Keuangan Agus Martowardojo memperkirakan realisasi defisit anggaran tahun 2010 hanya akan mencapai sekitar 1,1% dari produk domestrik bruto (PDB) atau sekitar Rp72,4 triliun.

"Berdasar realisasi hingga 23 Desember 2010, diperkirakan defisit APBN 2010 akan mencapai 1,1% dibanding target APBNP 2010 sebesar 2,1% atau Rp133,77 triliun," kata Menkeu di Jakarta, Selasa (28/12).

Menkeu menyebutkan, realisasi penerimaan negara hingga 23 Desember 2010 mencapai Rp912,2 triliun atau mencapai 91,9% dari target APBNP.

"Hinggga akhir tahun diperkirakan mencapai Rp1007,1 triliun atau 1,5 persen di atas target," kata Menkeu.

Sementara itu penerimaan perpajakan mencapai Rp 680 triliun atau 91,5% dari target, dan hingga akhir tahun diperkirakan mencapai Rp746,6 triliun atau 100,4% dari target.

Penerimaan negara bukan pajak (PNBP) mencapai Rp230,4 triliun atau 93,2% dari target APBNP 2010, dan sampai akhir tahun diperkirakan mencapai Rp258,6 triliun.

Belanja negara hingga 23 Desember 2010 mencapai Rp936,2 triliun atau 83,1%, dan di akhir tahun diperkirakan mencapai Rp1.079 triliun atau 95,9%.

"Ada sekitar 11.600 surat perintah membayar (SPM) senilai sekitar Rp38 triliun sehingga pada akhir tahun akan mencapai 95,9 persen," tegas Menkeu.

Sementara itu belanja kementerian/lembaga mencapai Rp305,3 triliun atau 83,4%, dan di akhir tahun diperkirakan mencapai 93,6%.

Menkeu juga menyebutkan perkiraan realisasi pertumbuhan ekonomi selama 2010 mencapai 6,0%, laju inflasi 6,5%, tingkat suku bunga SBI tiga bulan 6,6%.

Sementara itu realisasi nilai tukar hingga 23 Desember 2010 mencapai Rp9.087 per dolar AS dan hingga akhir tahun diperkirakan mencapai Rp9.100.

"Harga minyak mencapai 78,3 dolar AS per barel hingga akhir tahun diperkirakan 78,7 dolar AS per barel, sementara lifting minyak diperkirakan mencapai 956 ribu barel per hari," katanya.

Sebelumnya, ditahun 2009, ealisasi defisit anggaran negara selama 2009 mencapai Rp87,2 triliun atau 1,6% dari PDB atau lebih rendah dari target defisit yang ditetapkan dalam APBNP 2009 sebesar Rp129,8 triliun (2,4 persen dari PDB).

Ditahun 2009, realisasi pendapatan negara dan hibah selama 2009 mencapai Rp866,8 triliun atau 0,5% di bawah target yang ditetapkan dalam APBNP 2009.

Hal itu disampaikan Kepala Biro Humas Depkeu, Harry Z. Soeratin seperti dilansir managementfile.com januari lalu.

Sementara realisasi belanja negara mencapai Rp954 triliun atau 4,7% di bawah pagu yang ditetapkan dalam APBNP 2009.

Realisasi belanja pemerintah pusat mencapai sebesar Rp645,4 triliun atau 6,7% lebih rendah dari rencana.

Sedangkan realisasi belanja transfer ke daerah mencapai sebesar Rp308,6 triliun atau tidak jauh berbeda dengan target sebesar Rp309,3 triliun.

Menurut Harry, sepanjang 2009, pemerintah telah menarik pembiayaan anggaran hingga mencapai sebesar Rp125,2 triliun.

"Kinerja APBNP 2009 jauh lebih baik tercermin dari realisasi defisit anggaran yang mencapai Rp87,2 triliun, yang jauh lebih rendah dari target Rp129,8 triliun. Selain itu terdapat sisa anggaran sekitar Rp38 triliun," kata Harry. (Laporan wa prasetya/ant)

 

Arsip Berita