Minggu, 27 Mei 2012
Kubu Raya: Pemkab Dorong Pola Pemberdayaan Masyarakat Pesisir
Selasa, 28 Desember 2010 13:14
AddThis Social Bookmark Button


Jakarta, 28/12 (SIGAP) - Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Kubu Raya, Supandri Usman mengatakan, pemerintah kabupaten setempat mendorong pola pemberdayaan budi daya perikanan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir.

"Ini setelah melihat potensi perairan di Kabupaten Kubu Raya yang melimpah menjadikan kabupaten ini sebagai salah satu daerah strategis untuk pengembangan budi daya ikan dalam upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya yang berada di pesisir Daerah Aliran Sungai," kata Supandri Usman di Sungai Raya, Selasa (27/12).

Menurutnya, hal itu juga sesuai pemaparan yang diperoleh pada loka karya Penyusunan Model Pemberdayaan Masyarakat DAS Berbasis Budi Daya.

Dirinya menambahkan, dari pihak Universitas Muhammadiyah Pontianak menawarkan untuk menerapkan model pemberdayaan dengan skenario pemberdayaan ekonomi untuk masyarakat di pesisir DAS.

Dia menjelaskan, dalam skenario itu ditargetkan pendapatan masyarakat nelayan mencapai Rp38,6 juta per Kepala Keluarga (KK) per tahun.

Skenario yang ditawarkan itu terdiri atas, setiap KK memiliki tiga keramba, dilakukan peningkatan skala modal dari Rp14,5 juta per tahun menjadi Rp31,7 juta per tahun.

Selain itu dilakukan peningkatan etos kerja dari 188 HOK per tahun menjadi 416 per tahun.

Diupayakan penguasaan teknologi budidaya ikan, menjamin ketersedian sarana produksi serta pemasaran hasil.

"Hal ini dapat dilakukan bila model pemberdayaan ini tidak dilakukan secara parsial, artinya semua instansi terkait harus dapat berkoordinasi. Bila semua instansi terkait bekerjasama, model ini akan dapat dijalankan dengan baik," kata Supandri.

Instansi yang diharapkan kerjasamanya itu, tambah dia, diantaranya Dinas Kelautan dan Perikanan, Badan Pemberdayaan Perempuan, PKK, swasta, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Perbankan, Dinas Pariwisata, Badan Penyuluhan dan lainnya.

Di tempat yang sama, Ketua Komisi B DPRD Kubu Raya, Suprapto menyarankan, untuk menyempurnakan model pemberdayaan tersebut perlu lebih diperinci lagi dengan mana saja pemberdayaan umum, khusus dan pembudidayaan.

"Oleh karenanya, diperlukan data yang lengkap dan akurat mengenai potensi-potensi di berbagai wilayah pesisir untuk mengembangkan model pemberdayaan tersebut, serta melaksanakan secara menyeluruh di Kubu Raya bukan hanya di satu kawasan," kata Suprapto.

Selain itu, Suprapto mengingatkan untuk memerhatikan para pembina masyarakat pesisir tersebut untuk mengembangkan model pemberdayaan yang ditawarkan tersebut.

Menurut Yunus Paulungan, pengamat kelautan, upaya pemberdayaan rakyat mencakup tiga-P yaitu, 1) pendampingan yang dapat menggerakkan partisipasi total masyarakat, 2) penyuluhan dapat merespon dan memantau perubahan – perubahan yang terjadi di masyarakat dan 3) pelayanan yang berfungsi sebagai pengendali ketepatan distribusi aset sumberdaya fisik dan non fisik yang diperlukan oleh masyarakat. (laporan wa prasetya/ant)

 

Arsip Berita