Minggu, 27 Mei 2012
Yogyakarta: Pemasaran Susu Kambing Etawa Meningkat
Selasa, 28 Desember 2010 12:55
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 28/12 (SIGAP) - Pemasaran produk susu kambing Ettawa di Yogyakarta mengalami peningkatan, yang sebelumnya mengalami penurunan hingga 20% pascaerupsi Merapi beberapa waktu lalu.

"Sejauh ini permintaan susu kambing Ettawa di Yogyakarta pada khususnya mengalami peningkatan yang signifikan. Beberapa waktu lalu permintaan dan produksinya sempat menurun karena dampak letusan Merapi beberapa waktu lalu yang mengakibatkan kambing tersebut mengalami stress," kata Staf Pemasaran Peternakan Kambing Ettawa `Bumiku ijo`di kawasan ring road utara, Yogyakarta, Yudi Iskandar, Selasa (28/12).

Dirinya mengatakan,sejauh ini permintaan susu kambing Ettawa dijual kepada para pelanggan di wilayah Yogyakarta. Dalam setiap harinya rata-rata mampu menjual susu kambing ini sekitar 300 botol ke pelanggan di Yogyakarta dan sekitarnya.

"Namun terkadang permintaan susu kambing Ettawa tersebut mengalami lonjakan yang cukup meningkat melebihi 300 botol. Kami sampai kewalahan memenuhi permintaan tersebut, karena semenjak pascaerupsi Merapi beberapa waktu lalu jumlah produksi susu kambing menurun," katanya.

Meskipun hingga saat ini, produksi susu kambing Ettawa mulai meningkat, tetapi sejumlah permintaan konsumen belum bisa terpenuhi secara maksimal karena permintaanya terus meningkat.

Dirinya mengatakan,sejauh ini, susu kambing Ettawa banyak dimanfaatkan sebagai pengobatan dan meningkatkan kesehatan tubuh.

"Susu kambing Ettawa memiliki kandungan kalsium 3,8 kali dari susu sapi, rendah kolestrol dan kadar laktosanya sangat rendah yakni mencapai 13 persen. Selain itu dapat mengobati gangguan asam lambung, mencegah osteoporosis serta dapat meningkatkan Hemoglobin (HB)," katanya.

Nutirisi yang terdapat dalam susu kambing Ettawa juga memiliki keunggulan jika dibandingkan dengan susu sapi di antaranya kandungan proteinya dua kali lebih tinggi dari susu sapi. "Secangkir susu kambing yang setara 244 gram mengandung nutrisi 8,7 gram, dibandingkan dengan susu sapi hanya mengandung nutrisi 8,1 gram saja," katanya.

Sementara itu, katanya, harganya juga bervariasi antara Rp10.000 hingga Rp50.000 per botol yang berukuran 300 mililiter.

"Kambing yang habis melahirkan, harga susunya lebih mahal karena mengandung colostrum yang cukup tinggi. Harganya mencapai Rp50.000 per botol" katanya.

Menurutnya, peminat susu kambing Ettawa di Yogyakarta mulai meningkat sejak tiga tahun lalu, ketika diperkenalkan kepada masyarakat tentang khasiat dan manfaatnya, antusias dan permintaan masyarakat meningkat.

Sementara itu, untuk perawatan kambing Ettawa sendiri, memerlukan perawatan khusus yang berbeda dengan perawatan kambing jenis lainnya. Dari segi pakan dan perawatan kandang harus benar-benar bersih.

"Pakan kambing Ettawa tidak bisa sembarangan, tetapi pakannya merupakan perpaduan dari rumput dan kulit kacang kedelai. Kambing Ettawa juga harus dimandikan setiap hari, kebersihan kandang dan asupan pakan mempengaruhi produtivitas susu kambing tersebut," katanya.

Seperti ditulis dalam situs kambingetawa.net manfaat budidaya kambing etawa ada 3 hal yang bisa di tempuh.

Secara jangka pendek/harian yakni berupa susu kambing, jangka menengah/bulanan pupuk kambing, dan jangka panjang/tahunan yaitu berupa daging dan bibit kambing.

Jika diseriusi maka tidak mustahil keuntungan besar akan ada di depan mata. Dengan waktu yang singkat dan segmentasi pasar yang jelas, maka semuanya akan bisa tercapai. (laporan wa prasetya/ant)

 

Arsip Berita