Minggu, 27 Mei 2012
​Alat Pemantauan Aktivitas GAK Kemungkinan Rusak
Selasa, 28 Desember 2010 03:50
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 28/12 (SIGAP) - Alat pemantauan aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) kemungkinan kembali mengalami kerusakan akibat tertimpa material letusan. Berdasarkan informasi yang diterima SIGAP dari Pos pemantau GAK di Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, alat tersebut mati pada Senin (27/12) pukul 18.30 WIB.

Sementara itu, Senin (27/12) pukul 00.00 hingga 18.30 WIB, aktivitas GAK masih terjadi kegempaan, yaitu 4 kali Vulkanik dalam, 35 kali Vulkanik dangkal, 158 kali Letusan, 100 kali Tremor Letusan, 5 kali Tremor Harmonik dan 152 kali terjadi hembusan.

Sedangkan, tinggi asap letusan sekitar 300 hingga 600 meter, berwarna kelabu, tertiup angin ke arah timur. Sedangkan terdengar 43 kali dentuman, 18 kali getaran. (laporan rusman/pvmbg)

 

Arsip Berita