Minggu, 27 Mei 2012
Bengkulu: BPBD Siapkan Lokasi Untuk Kegiatan Simulasi Bencana
Senin, 27 Desember 2010 04:14
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 27/12 (SIGAP) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, masih mempersiapkan lokasi strategis untuk mengadakan kegiatan simulasi gempa bumi dan tsunami.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mukomuko Irsan, Senin (27/12) mengatakan, simulasi akan dilakukan di 30 desa yang berada sepanjang pesisir pantai daerah ini agar mereka sudah memahami bagaimana melakukan evakuasi ke daerah yang aman.

"Sebelum simulasi dilaksanakan, kami masih mempersiapkan lokasi strategis untuk dijadikan tempat pelaksanaan kegiatan ini," ujarnya.

lebih lanjut dirinya mengatakan, simulasi merupakan cara untuk mencegah terjadinya kepanikan ketika bencana datang. "Masyarakat harus dibiasakan dari sekarang untuk menghadapi bencana, agar mereka terlatih cara untuk menghadapi bahaya," ujarnya.

Menurutnya, kegiatan simulasi desa pesisir pantai merupakan kerjasama dengan BPBD Provinsi Bengkulu. "Kegiatan simulasi harus rutin digelar di daerah ini menyusul daerah ini berada di sepanjang pesisir pantai dan rawan terhadap tsunami," urainya.

Dirinya menjelaskan, simulasi yang melibatkan 30 desa sepanjang pesisir pantai daerah ini merupakan yang terbesar di daerah ini dan akan rutin dilakukan.

"Pemerintah tidak ingin bencana justru berdampak terhadap ekonomi masyarakat dengan ketakutan berlebihan untuk menjalankan aktivitas setiap hari," ujarnya.

Selama ini, isu yang beredar justru ditanggapi serius oleh masyarakat daerah ini, sehingga berdampak tidak berjalannya ekonomi masyarakat setempat.

"Pemerintah tidak ingin isu justru akan berdampak menurunnya pendapatan masyarakat di daerah ini," ujarnya.

Menurutnya, upaya yang bisa dilakukan pemerintah dengan memberikan pelatihan berupa simulasi kepada masyarakat sehingga mereka akan terbiasa menghadapi bencana yang belum bisa dipastikan kejadiannya.

Menurut para ahli, tahun ini adalah sirklus bencana alam lingkup Sumatera sampai beberapa tahun kedepan. Walaupun tidak tahu kapan akan terjadi bencana, namun karena wilayah Bengkulu berada di posisi patahan gempa di Samudera Hindia maka terancam gempa dan tsunami.

Sementara itu, BPBD Provinsi mengatakan alat sirine peringatan dini tsunami yang terpasang di Provinsi Bengkulu berada di Bintuhan, Tasi, Mukomuko dan Kota Bengkulu. Menurut BPBD,  kondisi alat ini masih normal, dan hampir setiap bulan selalu diuji cobakan. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita