Minggu, 27 Mei 2012
Kendari: Pemkab Latih Warga Buat Pupuk Kompos
Sabtu, 18 Desember 2010 16:39
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 18/12 (SIGAP) - Dinas Pertanian Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, memberikan pelatihan kepada warga atau petani dalam pembuatan pupuk kompos.

"Kami rutin memberikan pelatihan keterampilan kepada warga atau kelompok petani untuk membuat kompos yang bisa digunakan sendiri," kata kepala Dinas Pertanian (Distan) Kota Kendari Nedy Patanduk, di Kendari, Sabtu (18/12).

Dirinya menjelaskan, pelatihan seperti ini rutin dilakukan dua kali seminggu di rumah kompos yang telah dibangun di kawasan Nanga-nanga Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga.

"Di rumah kompos itu sudah tersedia semua alat pembuatan kompos, sehingga warga atau kelompok tani yang diberi pelatihan langsung melakukan praktik," kata Nedy.

Menurutnya, pelatihan pembuatan kompos ini sekaligus memberikan penyuluhan kepada kelompok tani tersebut mengenai perlu dan pentingnya pemberian pupuk pada tanaman sehingga bisa berproduksi dengan baik.

"Selama ini para petani masih kurang memahami perlunya penggunaan pupuk, makanya kami terus memberikan penyuluhan kepada mereka agar bisa bertani dengan cerdas menggunakan pupuk," kata Nedy.

Dirinya mengatakan, kalau sudah mulai banyak kelompok tani yang memiliki keterampilan dalam pembuatan dan penggunaan pupuk kompos, pemerintah akan memberikan alat pembuatan kompos kepada petani.

"Kita beri dulu keterampilan kepada petani, kalau mereka sudah memiliki ilmunya, baru kita beri paket bantuan, sehingga pembuatan pupuk kompos bisa menjadi salah satu usaha pertanian," katanya.

Dalam catatan SIGAP, menurut  (J.H. Crawford, 2003), kompos adalah hasil penguraian parsial/tidak lengkap dari campuran bahan-bahan organik yang dapat dipercepat secara artifisial oleh populasi berbagai macam mikroba dalam kondisi lingkungan yang hangat, lembab, dan aerobik atau anaerobik.

Sedangkan pengomposan adalah proses dimana bahan organik mengalami penguraian secara biologis, khususnya oleh mikroba-mikroba yang memanfaatkan bahan organik sebagai sumber energi.

Membuat kompos adalah mengatur dan mengontrol proses alami tersebut agar kompos dapat terbentuk lebih cepat. Proses ini meliputi membuat campuran bahan yang seimbang, pemberian air yang cukup, mengaturan aerasi, dan penambahan aktivator pengomposan.(laporan wa prasetya/ant)

 

Arsip Berita